Satu Keluarga di Papua Ditemukan Tewas, Diduga Keracunan Asap Genset

Kompas.com - 21/06/2020, 15:47 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi

TIMIKA, KOMPAS.com - Satu keluarga di Kampung Uri, Distrik Waropen Bawah, Kabupaten Waropen, Papua, ditemukan tewas di rumah kontrakannya.

Ketiganya yakni Mansur (53), Iting (38), dan Muhammad Rifky (14), merupakan satu keluarga terdiri dari ayah, ibu dan anak.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, kejadian tersebut diketahui Nawir (60), tetangga korban yang hendak bertamu.

Baca juga: Razia di Lapas Timika, Petugas Temukan HP dan Senjata Tajam

Nawir mengetuk pintu berulang kali, namun tidak ada jawaban dari pemilik rumah.

Merasa curiga, dirinya melaporkan hal tersebut kepada Hamka (42) yang merupakan adik kandung korban.

"Keduanya kemudian mendobrak pintu rumah korban dan menemukan ketiganya telah meninggal dunia,” kata Kamal dalam keterangan tertulisnya, Minggu (21/6/2020) sore.

Nawir dan Hamka lantas melaporkan hal itu kepada Polres Waropen.

Baca juga: Kasus Blokir Internet di Papua, Jokowi Divonis Bersalah hingga Batal Ajukan Banding

Petugas kepolisian bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Waropen kemudian membawa ketiga korban ke Puskesmas Waren untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.

"Proses evakuasi dilakukan sesuai protokol penanganan pasien Covid-19," ujar Kamal.

Untuk mengetahui tewasnya korban, polisi telah memeriksa beberapa orang saksi di lapangan.

"Hasil olah TKP dan koordinasi dengan tim gugus tugas ketiganya diduga meninggal akibat keracunan asap karbon monoksida dari genset yang dinyalakan dari kamar mandi," kata Kamal.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Regional
Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Regional
Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Regional
Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Regional
Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Regional
Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Regional
Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Regional
Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Bocah 9 Tahun Tewas, Belasan Lain Luka

Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Bocah 9 Tahun Tewas, Belasan Lain Luka

Regional
Soal Pembubaran Deklarasi KAMI di Jambi, Ini Penjelasan Gugus Tugas

Soal Pembubaran Deklarasi KAMI di Jambi, Ini Penjelasan Gugus Tugas

Regional
Karyawati SPBU Tewas dengan Tubuh Terluka di Jalan, Keluarga Duga Dibunuh

Karyawati SPBU Tewas dengan Tubuh Terluka di Jalan, Keluarga Duga Dibunuh

Regional
Klaster Pilkada Purbalingga Meluas, dari Paslon, Tim Sukses, hingga Petugas KPU Positif Covid-19

Klaster Pilkada Purbalingga Meluas, dari Paslon, Tim Sukses, hingga Petugas KPU Positif Covid-19

Regional
Pria yang Merusak Motornya dengan Batu Besar Akhirnya Ditilang

Pria yang Merusak Motornya dengan Batu Besar Akhirnya Ditilang

Regional
BPBD Catat 31 Desa dan 10 Kecamatan Terdampak Banjir Kebumen

BPBD Catat 31 Desa dan 10 Kecamatan Terdampak Banjir Kebumen

Regional
Pemkot Malang Ingin RS Lapangan Tetap Didirikan Meski Kasus Aktif Tersisa 17 Orang

Pemkot Malang Ingin RS Lapangan Tetap Didirikan Meski Kasus Aktif Tersisa 17 Orang

Regional
Wali Kota Solo 'Bermain' Medsos: Tujuan Utama Bukan untuk Pencitraan...

Wali Kota Solo "Bermain" Medsos: Tujuan Utama Bukan untuk Pencitraan...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X