Viral Penampakan Benda Mirip Kapal Karam di Sukabumi, Tak Sengaja Tertangkap Google Maps

Kompas.com - 21/06/2020, 15:27 WIB
Gambar mirip kapal karam yang terlihat oleh google maps di Teluk Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat. TANGKAPAN LAYAR FACEBOOKGambar mirip kapal karam yang terlihat oleh google maps di Teluk Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat.

SUKABUMI, KOMPAS.com - Viral di media sosial penampakan benda mirip kapal karam di pantai Sukabumi, Jawa Barat.

Benda tersebut tak sengaja tertangkap Google Maps.

Awalnya, tiga warga, Akbar, Iki, dan Asep berencana memancing di laut selatan Sukabumi.

Mereka berdomisili sekitar 60 kilometer dari laut selatan Sukabumi. Mereka tinggal di wilayah utara Sukabumi, tepatnya Kampung Parung Baliung, Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan.

Baca juga: Pemkot Surabaya Persoalkan Beda Data Covid-19, Pemprov Jatim: Enggak Mungkin, Dosa, Ngawur Ae

Untuk mencari spot memancing, salah satu dari mereka menggunakan Google Maps.

Saat melakukan pencarian spot memancing, mereka tidak sengaja melihat sebuah benda di laut.

Gambar itu diperbesar dan lambat laun mirip seperti sebuah kapal karam.

Baca juga: Ini Isi Curhat yang Buat Kepala Puskesmas Dicopot dari Jabatannya

Lokasi benda yang membuat penasaran itu tidak jauh dari Pantai Cikembang, Kecamatan Cisolok, https://goo.gl/maps/DiRCW5kns8ACKu8K9.

''Awalnya Iki tidak sengaja lihat yang aneh di Google Maps, lalu menanyakan ke saya, dan saya juga penasaran,'' ungkap Akbar Alfiana (22) saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (20/6/2020).

Setelah melihat benda yang mirip kapal karam itu, perbincangan pun jadi semakin seru. Rencana mancing di laut jadi sedikit terlupakan.

Ada yang menduga benda itu merupakan kapal tongkang pengangkut batu bara.

Pada Jumat malam sekitar pukul 23.00 WIB, gambar itu diunggah di grup Facebook.

''Saya penasaran makanya saya share di grup Facebook dengan harapan ada netizen yang sudah tahu, terutama dari Palabuhanratu bisa menjawab dan memberikan penjelasan,'' kata Akbar.

Pada Sabtu siang sudah banyak pertanyaan dan tanggapan dari gambar yang diunggah.

Namun, setelah dibaca satu persatu tidak ada jawaban yang jelas mengenai gambar mirip perahu karam tersebut.

Diperiksa

Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Palabuhanratu - Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) - Kementerian Perhubungan, Fatah Yasin mengaku baru mengetahui informasi temuan gambar mirip perahu karam di sekitar perairan teluk Palabuhanratu.

 

''Selama saya bertugas di Sukabumi sejak 2014 belum ada laporan perahu karam. Baru kali ini saja informasinya,'' ucap Fatah saat dihubungi, Sabtu.

Pihaknya sudah berkoordinasi lintas instansi di antaranya dengan Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Palabuhanratu dan Satuan Polisi Air (Satpol) Air Polres Sukabumi untuk memeriksa informasi itu.

Termasuk berkoordinasi dengan Pusat Hidrografi dan Oseanografi (Pushidros) TNI Angkatan Laut.

''Rencananya pengecekan ke lokasi segera dilaksanakan. Kami akan bertemu dulu sebelum ke lokasi,'' kata dia.

Dia berharap benda mirip perahu karam yang dilihat di Google Maps dapat secepatnya terungkap.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isi Galon dengan Air Biasa, 2 Agen Ditangkap, Mengaku Untung Rp 13.000

Isi Galon dengan Air Biasa, 2 Agen Ditangkap, Mengaku Untung Rp 13.000

Regional
Densus 88 Tangkap 7 Terduga Teroris di Gorontalo

Densus 88 Tangkap 7 Terduga Teroris di Gorontalo

Regional
PLN Klaim Sudah Beri Solusi Tagihan Pelanggan Capai Puluhan Juta Rupiah

PLN Klaim Sudah Beri Solusi Tagihan Pelanggan Capai Puluhan Juta Rupiah

Regional
Fakta 2 Agen Ganti Isi Galon dengan Air Biasa, Gunakan Tutup Segel Resmi, Ditangkap di Atas Truk

Fakta 2 Agen Ganti Isi Galon dengan Air Biasa, Gunakan Tutup Segel Resmi, Ditangkap di Atas Truk

Regional
Penipuan Bermodus Jual Gula dan Minyak Murah, Korbannya Merugi Ratusan Juta Rupiah

Penipuan Bermodus Jual Gula dan Minyak Murah, Korbannya Merugi Ratusan Juta Rupiah

Regional
Diduga Putus Cinta, Perempuan Muda Lompat dari Lantai 4 Penginapan di Bali

Diduga Putus Cinta, Perempuan Muda Lompat dari Lantai 4 Penginapan di Bali

Regional
Mantan Bupati Malang Dipecat dari PDI-P Karena Membelot di Pilkada

Mantan Bupati Malang Dipecat dari PDI-P Karena Membelot di Pilkada

Regional
Imbas Kerumunan Rizieq Shihab, RS Covid-19 di Kabupaten Bogor Hampir Penuh

Imbas Kerumunan Rizieq Shihab, RS Covid-19 di Kabupaten Bogor Hampir Penuh

Regional
Derita Fransiskus, Bocah 7 Tahun yang Lumpuh dan Terbaring Lemas di Kereta Bayi

Derita Fransiskus, Bocah 7 Tahun yang Lumpuh dan Terbaring Lemas di Kereta Bayi

Regional
Kondisi Terkini Gunung Merapi, Titik Longsoran Baru dan Intensitas Gempa Guguran

Kondisi Terkini Gunung Merapi, Titik Longsoran Baru dan Intensitas Gempa Guguran

Regional
Oknum Pegawai Pelabuhan “Nyabu” dengan Teman Wanita, hanya Terancam Dimutasi

Oknum Pegawai Pelabuhan “Nyabu” dengan Teman Wanita, hanya Terancam Dimutasi

Regional
Gara-gara Hujan Deras hingga Laut Pasang, 4.235 Rumah di Serdang Bedagai Terendam Banjir

Gara-gara Hujan Deras hingga Laut Pasang, 4.235 Rumah di Serdang Bedagai Terendam Banjir

Regional
Urus E-KTP Jelang Pilkada, Warga Berkerumun di Kantor Disdukcapil Makassar

Urus E-KTP Jelang Pilkada, Warga Berkerumun di Kantor Disdukcapil Makassar

Regional
Proyek Migas di Karawang Timur Rampung, Pasokan Gas di Jabar Aman

Proyek Migas di Karawang Timur Rampung, Pasokan Gas di Jabar Aman

Regional
4 Fakta Bupati Jombang Positif Covid-19, Sempat Isolasi Mandiri dan ASN Jalani Tes Swab

4 Fakta Bupati Jombang Positif Covid-19, Sempat Isolasi Mandiri dan ASN Jalani Tes Swab

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X