Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 21/06/2020, 14:57 WIB

KOMPAS.com - Perseteruan antara Wakil Bupati Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sujiwo dengan Bupati Muda Mahendrawan terus memanas.

Sujiwo bahkan telah menyatakan mundur dari jabatannya secara terbuka.

"Hari Senin (besok), silakan teman-teman media, saya akan menyerahkan surat pengunduran diri saya ke partai pengusung," kata Sujiwo kepada puluhan pendukung di kediamannya, Jalan Sungai Raya Dalam, Kota Pontianak, Kalbar, Sabtu (20/6/2020).

Baca juga: Gunung Merapi Meletus Dua Kali, Tinggi Kolom Erupsi 6000 Meter

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Soal APBD, Sujiwo: Saya tak dilibatkan

Sujiwo menceritakan, selama menjabat wakil bupati, dia merasa tidak pernah dilibatkan oleh Bupati Muda Mahendrawan dalam pembahasan APBD.

Dia mengkritik sikap bupati tersebut sebagai tindakan semena-mena.

"Selama 3 tahun ini, sudah 3 kali pembahasan APBD. Sebanyak 2 APBD murni dan 1 APBD Perubahan. Sekalipun saya tidak pernah dilibatkan dalam pembahasanya," katanya.

 

2. Sudah konsultasi dengan partai pendukung

Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo saat menyampaikan secara terbuka untuk mengajukan mundur sebagai wakil bupati di kediamannya, Jalan Sungai Raya Dalam, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (20/6/2020)KOMPAS.COM/HENDRA CIPTA Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo saat menyampaikan secara terbuka untuk mengajukan mundur sebagai wakil bupati di kediamannya, Jalan Sungai Raya Dalam, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (20/6/2020)

Menurut Jiwo, pengunduran dirinya merupakan solusi terbaik agar roda pemerintahan tetap berjalan.

Hal itu, menurut Jiwo, juga telah disetujui partai pengusung. Oleh karena itu, penguduran dirinya akan segera dibahas di rapat pleno di tingkat DPRD Kubu Raya.

"Mekanisme dan sesuai UU, saya ajukan ke partai pengusung DPP Partai secara tertulis setelah disetujui partai dibawa ke Pleno baru dibawa ke Kementerian Dalam Negeri. Seperti itu mekanismenya," ungkap Jiwo, sapaan akrabnya di Kediaman Pribadinya, Sabtu (2/6/2020).

"Ini pilihan saya, supaya daerah tetap kondusif. Biar saya jadi korban," ujar Jiwo.

 

3. Merasa dikhianati

Seperti diketahui, Sujiwo terpilih mendampingi Muda Iskandar dan akhirnya menang dari lawan-lawan mereka saat Pilkada 2018 lalu. Angka kemenangan pasangan tersebut pun telak, 70,20 persen.

Namun, pasangan yang didukung 8 partai politik, seperti Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), ternyata berujung pilu. 

Sujiwo merasa dikhianati oleh Bupati Muda Iskandar.

"Sebenarnya sebelum pelantikan kami sudah dikhianati. Dan sikap saya tidak akan berubah. Saya sudah mengambil keputusan dan saya mohon pesan kepada Pak Muda, tolong jangan musuhi orang-orang saya. Mereka juga berjuang juga untuk kita saat pemilihan dulu," jelas Jiwo.

4. Tanggapan Bupati Kubu Raya

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menggelar rapat gugus tugas Covid-19 bersama sejunlah instansi terkait sambil berjemur di bawah terik matahari di depan Halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis (2/4/2020).dok Pemkab Kubu Raya Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menggelar rapat gugus tugas Covid-19 bersama sejunlah instansi terkait sambil berjemur di bawah terik matahari di depan Halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis (2/4/2020).
Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengaku enggan menanggapi pernyataan Sujiwo. Dirinya justru mengklarifikasi bahwa tudingan wakilnya itu yang diarahkan kepadanya.

“Tidak usahlah (komentar). Harap maklum,” kata Muda saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (20/6/2020) malam.

Baca juga: Tuding Bupati Semena-mena, Wakil Bupati Kubu Raya Ajukan Pengunduran Diri

Menurut dia, saat ini, dirinya lebih fokus untuk menangani wabah virus corona di wilayahnya. 

Dia berpendapat, jika polemik ini terus digulirkan, maka akan berimbas dan meningkatkan keresahan di masyarakat.

“Kita kan mesti ada sence of crisis,” pungkas Muda.

(Penulis: Kontributor Pontianak, Hendra Cipta | Editor: Aprillia Ika)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Senin Besok, Mbak Ita Akan Resmi Dilantik Ganjar Jadi Wali Kota Semarang

Senin Besok, Mbak Ita Akan Resmi Dilantik Ganjar Jadi Wali Kota Semarang

Regional
Wabup Pidie Jaya Apresiasi Ketulusan Pengabdian Ramhat Aulia yang Bawa Ayahnya Berobat dengan Becak Motor

Wabup Pidie Jaya Apresiasi Ketulusan Pengabdian Ramhat Aulia yang Bawa Ayahnya Berobat dengan Becak Motor

Regional
Wujud Kolaborasi Lintas Daerah, Perayaan HUT Ke-20 Kabupaten Bone Bolango Hadirkan Berbagai Atraksi

Wujud Kolaborasi Lintas Daerah, Perayaan HUT Ke-20 Kabupaten Bone Bolango Hadirkan Berbagai Atraksi

Regional
BPKH bersama Dompet Dhuafa Bagikan 250 Kitchen Kit untuk Penyintas Gempa Cianjur

BPKH bersama Dompet Dhuafa Bagikan 250 Kitchen Kit untuk Penyintas Gempa Cianjur

Regional
Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Regional
Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Regional
Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Regional
Tanggapi Keluhan Masyarakat, Pemkot Semarang dan BBWS Tangani Timbunan Sampah di Kampung Nelayan Tambakrejo

Tanggapi Keluhan Masyarakat, Pemkot Semarang dan BBWS Tangani Timbunan Sampah di Kampung Nelayan Tambakrejo

Regional
Dompet Dhuafa Gandeng Beramaljariyah dan Evermos Salurkan Al-Qur'an dan Alat Salat

Dompet Dhuafa Gandeng Beramaljariyah dan Evermos Salurkan Al-Qur'an dan Alat Salat

Regional
LKPP Gandeng Telkom Gagas Platform Baru Pengadaan Barang/Jasa

LKPP Gandeng Telkom Gagas Platform Baru Pengadaan Barang/Jasa

Regional
Songsong Kemajuan Desa, BUMDes Wadas Studi Banding ke 4 Desa Sekaligus

Songsong Kemajuan Desa, BUMDes Wadas Studi Banding ke 4 Desa Sekaligus

Regional
BERITA FOTO: Banjir Terjang Aceh Utara, 11.000 Warga Mengungsi

BERITA FOTO: Banjir Terjang Aceh Utara, 11.000 Warga Mengungsi

Regional
Plt Walkot Semarang Optimistis Capai Target Nol Kasus Stunting pada 2023

Plt Walkot Semarang Optimistis Capai Target Nol Kasus Stunting pada 2023

Regional
Pelayanan Publik Jateng Diapresiasi Ombudsman RI, Ganjar: Saya Senang

Pelayanan Publik Jateng Diapresiasi Ombudsman RI, Ganjar: Saya Senang

Regional
Kisah Haru Nenek Berusia 90 Tahun Alami Kelumpuhan, Selamat Berkat Kartu Jateng Sejahtera

Kisah Haru Nenek Berusia 90 Tahun Alami Kelumpuhan, Selamat Berkat Kartu Jateng Sejahtera

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.