Kompas.com - 20/06/2020, 23:53 WIB
Sejumlah wisatawan yang mengarah ke Puncak Bogor dilakukan rapid test Covid-19 secara acak di tiga titik di Kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat, Sabtu (20/6/2020). KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANSejumlah wisatawan yang mengarah ke Puncak Bogor dilakukan rapid test Covid-19 secara acak di tiga titik di Kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat, Sabtu (20/6/2020).

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Koordinator Sub-Divisi Deteksi Dini dan Pelacakan Kontak Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi menyebut, sebanyak 32 orang dinyatakan reaktif dari hasil rapid test secara acak terhadap wisatawan di Puncak Bogor, Jawa Barat, Sabtu (20/6/2020).

"Total yang dites hari ini ada 1.106 dan hasil yang reaktif ada 32 orang," kata Dedi saat dihubungi Kompas.com

Dedi menyebut, hasil rapid test itu didapat dari empat titik yang menjalani rapid test di kawasan Puncak Bogor sampai rest area Segar Alam Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Baca juga: Pengunjung Kawasan Puncak di-Rapid Test, 23 Orang Reaktif, Semuanya dari Jakarta

"Jadi ada empat titik pertama di Parkir Area Masjid Atta'Awun ada 200 yang dites dan reaktif ada 6, kemudian di Gunung Mas 250 orang yang dites dan hasilnya 3 orang reaktif, selanjutnya di Simpang Gadog ada 325 orang yang dites tapi nol reaktif dan terakhir di Segar Alam 316 + 15 (on progress) hasilnya ada 23 reaktif," beber dia.

Dedi menjelaskan bahwa 1.106 orang ini adalah bagian dari wisatawan yang berkunjung ke Puncak Bogor dan menjalani rapid test.

Para wisatawan yang reaktif ini langsung menjalani tes swab di tempat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Jalur Puncak Sempat Padat, Polres Bogor Berlakukan One Way

Meski begitu, Dedi belum bisa memberikan hasil tes usap tenggorokan tersebut.

"Semua (wisatawan) dari Jakarta dan sudah langsung kita swab di lokasi tadi. Nanti saja kita share hasil swabnya ya," ungkap dia.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar menggelar operasi gabungan yang melibatkan personel TNI-Polri, divisi pengamanan, Satpol-PP dan divisi pelacakan.

Operasi gabungan ini menyasar para wisatawan yang berkunjung ke Puncak Bogor untuk dilakukan rapid test maupun swab.

Pemprov Jabar menyiapkan 2.000 rapid test dan 500 swab dalam operasi gabungan ini, yang akan dilaksanakan sampai Minggu (21/6/2020).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.