Kota Ambon Berlakukan Jam Malam, Warga Dilarang Berkeliaran Mulai 23.00 WIT

Kompas.com - 20/06/2020, 18:15 WIB
Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy memberikan keterangan kepada waratwan terkait persiapan pelaksanaan PSBB di Kota Ambon, Sabtu sore (20/6/2020) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYWali Kota Ambon Richard Louhenapessy memberikan keterangan kepada waratwan terkait persiapan pelaksanaan PSBB di Kota Ambon, Sabtu sore (20/6/2020)

AMBON, KOMPAS.com- Pemerintah Kota Ambon, Maluku, ikut memberlakukan jam malam saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mulai Senin (22/6/2020).

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy mengatakan, setelah PSBB berlaku tidak boleh lagi ada orang yang berada di luar rumah mulai 23.00 WIT.

Warga hanya diperbolehkan berada di luar rumah dalam situasi darurat seperti ibu hamil yang akan melahirkan dan orang sakit yang akan dibawa ke rumah sakit.

“Juga dibolehkan untuk orang yang dalam perjalan pulang dari luar kota tapi itu atas izin dari tim gugus semuanya,” kata Richard kepada wartawan di Ambon, Sabtu (20/6/2020).

Baca juga: PSBB Ambon, Tak Pakai Masker Didenda Rp 50.000

Untuk operasional pasar rakyat di Kota Ambon selama PSBB akan beroperasi hingga 18.00 WIT.

Sedangkan untuk  minimarket yang saat pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) masih beroperasi hingga 24 jam akan tutup pada 20.00 WIT.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Richard menambahkan khusus untuk rumah makan, restoran dan kafe tetap akan dibuka selama PSBB berlangsung, tapi tidak melayani pengunjung makan di tempat.

Waktu operasionalnya juga hanya dibatasi hingga 20.00 WIT.

“Tetap beroperasi tapi pengunjung tidak boleh makan di tempat, hanya bisa memesan saja,” katanya.

Baca juga: Tolak Rapid Test, Warga di Ambon Demo dan Blokade Jalan

Untuk sektor transportasi, setiap angkutan kota maupun mobil pribadi hanya dibolehkan memuat penumpang maksimal 50 persen dari kapasitas muat.

Sedangkan untuk ojek, penumpang diwajibkan membawa helm sendiri.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X