Dokter Gigi di Surabaya Stres Bukan karena Suami dan Anak Meninggal Terjangkit Covid-19

Kompas.com - 19/06/2020, 20:00 WIB
Ilustrasi pendampingan pasien gangguan jiwa Shutterstock.comIlustrasi pendampingan pasien gangguan jiwa

KOMPAS.com - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita stres tanpa busana di jalanan Kota Surabaya.

Dari caption video yang tersebar, disebutkan bahwa wanita tersebut adalah seorang dokter gigi yang depresi karena suami dan anaknya meninggal akibat Covid-19.

Baca juga: Viral, Video Dokter Gigi di Surabaya Stres di Jalanan Tanpa Busana, Ini Penjelasan IDI

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Surabaya, dr Brahmana Askandar membenarkan bahwa wanita di video itu merupakan seorang dokter.

Namun, dia menegaskan bahwa peristiwa tersebut tidak terkait dengan wabah Covid-19.

"Betul memang dokter, tapi tidak ada hubungannya dengan Covid-19. Keluarganya masih sehat-sehat saja," ujar Brahmana singkat, Jumat (19/6/2020).

Baca juga: Viral Uang Koin Sawit Dijual Rp 100 Juta, Kolektor Bilang Mustahil

Mengutip KompasTV, hal serupa disampaikan Iis Hidayatai, salah satu ketua RT yang berada di lokasi tempat video itu diambil.

Iis membenarkan bahwa perempuan tersebut merupakan seorang dokter.

Namun dia membantah kabar bahwa dokter tersebut telanjang karena depresi lantaran suami dan anaknya meninggal akibat virus corona.

Menurut Hidayati, suami dan anak dari perempuan tersebut saat ini dalam kondisi sehat dan berada di rumahnya.

Rekaman video yang viral itu bermula dari hari keempat seusai lebaran Idul Fitri sekitar pukul 12.00 siang.

IS tiba-tiba saja keluar dari rumahnya dan melepaskan seluruh pakaiannya di pinggir jalan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Regional
Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Regional
Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Regional
48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

Regional
Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Regional
Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Regional
Wali Kota Meninggal, Perkantoran di Banjarbaru Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Wali Kota Meninggal, Perkantoran di Banjarbaru Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Regional
22 Rumah di Kampung Adat Sumba Barat Hangus Terbakar

22 Rumah di Kampung Adat Sumba Barat Hangus Terbakar

Regional
Seorang Pasien Covid-19 di Kulon Progo Meninggal, Punya Penyakit Asma

Seorang Pasien Covid-19 di Kulon Progo Meninggal, Punya Penyakit Asma

Regional
'Agustusan' Masa Pandemi, Penjual Bendera Keluhkan Sepi Pembeli

"Agustusan" Masa Pandemi, Penjual Bendera Keluhkan Sepi Pembeli

Regional
Kebakaran Pabrik Bioethanol di Mojokerto, Satu Pekerja Konstruksi Tewas

Kebakaran Pabrik Bioethanol di Mojokerto, Satu Pekerja Konstruksi Tewas

Regional
Rebutan Ponsel yang Digunakan untuk Belajar Daring Anak, Suami Pukul Istri

Rebutan Ponsel yang Digunakan untuk Belajar Daring Anak, Suami Pukul Istri

Regional
Markas Tentara Indonesia pada Masa Perjuangan Kemerdekaan Terancam Proyek Tol

Markas Tentara Indonesia pada Masa Perjuangan Kemerdekaan Terancam Proyek Tol

Regional
Baru Bebas 2 Bulan, Eks Napi Asimilasi Kembali Ditangkap karena Kasus Sabu

Baru Bebas 2 Bulan, Eks Napi Asimilasi Kembali Ditangkap karena Kasus Sabu

Regional
Kasus Corona di Riau Melonjak, Sepekan Ada 210 Kasus Baru, Kebanyakan Tanpa Gejala

Kasus Corona di Riau Melonjak, Sepekan Ada 210 Kasus Baru, Kebanyakan Tanpa Gejala

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X