KILAS DAERAH

Peringati Hari Jadi ke-102, Kota Madiun akan Jadi Makin Muda

Kompas.com - 19/06/2020, 13:43 WIB
Wali Kota Madiun Maidi Dok. Pemkot MadiunWali Kota Madiun Maidi

KOMPAS.com – Sabtu (20/6/2020), Kota Madiun akan memperingat hari jadinya yang ke-102 tahun.

Meski demikian, Kota Madiun malah akan jadi makin muda. Itu karena Pemerintah Kota Madiun terus membangun Kota Pendekar (julukan Kota Madiun) dengan tampilan lebih muda.

“Kota Madiun yang sudah tua usianya ini, penampilannya harus muda. Artinya, Kota Madiun yang sudah tua harus banyak lebih bermanfaat dengan penampilan terbaik,” kata Wali Kota Madiun Maidi dalam keterangan tertulis, Jumat (19/6/2020).

Upaya itu akan diwujudkan dengan membangun berbagai fasilitas wisata dan kuliner dengan pola pembangunan ekonomi kerakyatan, sehingga Kota Madiun makin menarik, dikagumi, dan digandrungi banyak orang.

Baca juga: Wali Kota Madiun Siap Terapkan New Normal di Sentra Ekonomi Baru

“Jadi, nanti orang yang datang ke Kota Madiun akan merasa senang dan puas, sehingga kembali lagi datang berbelanja, berwisata, dan meramaikan Kota Pendekar,” ujar Maidi.

Namun, sambung dia, semua proses pembangunan itu butuh waktu. Dirinya pun meminta masyarakat Kota Madiun untuk bersabar.

“Proses pembangunan itu memerlukan pemikiran, inovasi, kesabaran, hingga pengorbanan,” ujar Maidi.

Kabar baiknya, terobosan ekonomi kerakyaran di Kota Madiun bukan sekadar impian. Seluruh perangkat dan aparat di organisasi perangkat daerah (OPD) telah mendukung kebijakan itu.

Baca juga: Resmikan Pasar Tangguh, Wali Kota Madiun Izinkan Warga Beraktivitas Lagi

“Kesiapan seluruh OPD dengan program dan terobosannya akan membawa kemajuan bagi seluruh kota. Hasil akhirnya, masyarakat menjadi sejahtera,” kata Wali Kota Madiun.

Menurut Maidi, kunci pembangunan Kota Madiun ke depan adalah inovasi yang harus mampu menyejahterakan kehidupan masyarakat.

Selain berinovasi, apa yang sudah dilakukan pemimpin terdahulu juga masih akan terus disempurnakan, sehingga makin baik dan bisa dirasakan dampak positifnya.

Maidi juga mengajak seluruh warga Kota Madiun untuk memberikan pikiran, ide, tenaga, dan inovasinya untuk membangun Kota Pendekar.

Baca juga: Pemkot Madiun Anggarkan Rp 1 Miliar untuk Rapid Test Massal

Itu karena kolaborasi pembangunan antara masyarakat dan pemerintah menjadi satu resep mujarab yang akan mempercepat pembangunan Kota Madiun.

“Kota Madiun ini adalah rumah kita. Untuk itu, Kota Madiun harus kita jaga bersama,” kata Maidi. (ADV)

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Tahanan Lapas Ciamis Positif Covid-19, Padahal Rapid Test Non Reaktif

8 Tahanan Lapas Ciamis Positif Covid-19, Padahal Rapid Test Non Reaktif

Regional
Pembantu Bunuh Majikannya di Bandung karena Pelaku Sering Dipukuli Korban

Pembantu Bunuh Majikannya di Bandung karena Pelaku Sering Dipukuli Korban

Regional
Polisi Tangkap 9 Preman Bawa Sajam di Solo, 10 Masih DPO

Polisi Tangkap 9 Preman Bawa Sajam di Solo, 10 Masih DPO

Regional
325 Rumah di Demak Rusak Diterjang Puting Beliung, 5 Roboh

325 Rumah di Demak Rusak Diterjang Puting Beliung, 5 Roboh

Regional
Dua Besan Bertengkar, Lalu Berujung Pembacokan, Ini Kronologinya

Dua Besan Bertengkar, Lalu Berujung Pembacokan, Ini Kronologinya

Regional
Cerita Budi dan Yudha Berbagi Kasih untuk Nakes lewat Pempek

Cerita Budi dan Yudha Berbagi Kasih untuk Nakes lewat Pempek

Regional
5 Remaja Dipanggil Polisi karena Joget Erotis di Zebra Cross, Alasannya demi Konten Tiktok

5 Remaja Dipanggil Polisi karena Joget Erotis di Zebra Cross, Alasannya demi Konten Tiktok

Regional
Eri Cahyadi Dilantik Jadi Walkot Surabaya, Pengamat: Dia Digadang-gadang Seperti Risma...

Eri Cahyadi Dilantik Jadi Walkot Surabaya, Pengamat: Dia Digadang-gadang Seperti Risma...

Regional
Polisi Dilempari Batu Saat Bubarkan Balap Liar di Makassar

Polisi Dilempari Batu Saat Bubarkan Balap Liar di Makassar

Regional
Program Jangka Pendek Walkot Semarang untuk Banjir, Tambah Pompa dan Atasi Masalah Sampah

Program Jangka Pendek Walkot Semarang untuk Banjir, Tambah Pompa dan Atasi Masalah Sampah

Regional
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Tak Hanya Kusmiyati yang Tertipu Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS, Uang Sutikno Rp 102 Juta Juga Raib

Tak Hanya Kusmiyati yang Tertipu Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS, Uang Sutikno Rp 102 Juta Juga Raib

Regional
Jenazah Kakek 69 Tahun Dibawa Pakai Perahu Karet Terobos Banjir di Semarang

Jenazah Kakek 69 Tahun Dibawa Pakai Perahu Karet Terobos Banjir di Semarang

Regional
Selain di Surabaya, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Malang, Sidoarjo, dan Mojokerto

Selain di Surabaya, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Malang, Sidoarjo, dan Mojokerto

Regional
Maafkan 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap, Pemilik Pabrik: Demi Utuhnya Silaturahmi...

Maafkan 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap, Pemilik Pabrik: Demi Utuhnya Silaturahmi...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X