Kompas.com - 19/06/2020, 13:10 WIB
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo dalam pembukaan Taman Satwa Taru Jurug Solo, Jawa Tengah, Jumat (19/6/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIWali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo dalam pembukaan Taman Satwa Taru Jurug Solo, Jawa Tengah, Jumat (19/6/2020).

SOLO, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah akan memperbolehkan anak-anak masuk ke Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), jika 14 hari setelah dibuka tidak ada penambahan pasien yang terpapar Covid-19.

"Hari ke 15 anak-anak boleh berkunjung ke sini (TSTJ)," kata Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo dalam pembukaan kembali TSTJ Solo, Jawa Tengah, Jumat (19/6/2020).

Kendati diperbolehkan, jelas Rudy, standar protokol kesehatan penanganan Covid-19 tetap harus dijalankan.

Baca juga: Pemkot Solo Putuskan Belajar Tatap Muka di Sekolah Mulai Desember 2020

Pengunjung harus memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan menggunakan sabun.

Disamping itu, sebelum memasuki area kebun binatang, semua pengunjung wajib melewati bilik antiseptik dan pemeriksaan suhu tubuh oleh petugas.

Pembukaan kembali TSTJ sebagai langkah persiapan menyambut penerapan kenormalan baru atau new normal di tengah pandemi wabah Covid-19. 

Tujuannya agar masyarakat tidak merasakan bosan. Rekreasi juga dianggap dapat meningkatkan imunitas.

Pembukaan TSTJ juga bertujuan untuk meningkatkan pendapatan operasional TSTJ. Dengan demikian, pakan satwa TSTJ akan dapat terpenuhi.

Baca juga: Kisah Satu Keluarga di Solo 5 Tahun Tinggal di Bekas Gudang Es, Tak Layak Huni dan Angker

Direktur Utama TSTJ Solo, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso mengatakan, pengunjung yang datang ke TSTJ akan dibatasi sebanyak 1.000 per hari dan dibagi dalam dua kelompok.

Kelompok pertama pada 09.00 WIB -12.00 WIB sebanyak 500 orang dan kelompok kedua pada 13.00 WIB -16.00 WIB sebanyak 500 orang.

"Pembukaan ini baru diberlakukan untuk area satwa. Wahana permainan belum akan dioperasikan. Sementara untuk pedagang akan diberlakukan sistem ganjil-genap," kata Bimo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.