Kompas.com - 19/06/2020, 06:07 WIB
Sejumlah wisatawan berkunjung ke Bukit Blang Bintang-Krueng Raya tanpa menggunakan masker di Aceh Besar, Aceh, Sabtu (30/05) AntaraSejumlah wisatawan berkunjung ke Bukit Blang Bintang-Krueng Raya tanpa menggunakan masker di Aceh Besar, Aceh, Sabtu (30/05)
Editor Rachmawati

Pendapat Fitri mengacu pada fakta sekitar sebulan sebelum dinyatakan positif Covid-19, MS sempat bepergian ke Medan.

Baca juga: Transmisi Lokal, Klaster Baru di Balikpapan Bernama Kampung Baru

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh, Safrizal Rahman, mengatakan transmisi lokal di Aceh yang menimpa keluarga dan kerabat MS ini mungkin bukan yang pertama.

Artinya Covid-19 di Aceh 'masih jauh dari kata selesai dan bahkan baru mulai panas'.

Sebelumnya, pada awal April 2020 IDI Aceh telah memprediksi, transmisi lokal di provinsi ini hanya tinggal menunggu waktu. Hal ini berdasarkan budaya dan perilaku masyarakat Aceh yang kurang patuh dalam menjaga kesehatan.

"Kalau melihat Aceh dan tingkat kepatuhan masyarakat sangat besar kemungkinan kita akan memiliki banyak kasus sampai nantinya akan kewalahan. Masyarakat mengetahui bagaimana protap dari Covid, tapi masyarakat masih banyak yang duduk di warung kopi, tidak menjaga jarak, tidak menggunakan masker, dan tidak mencuci tangan," jelas Safrizal.

Baca juga: Anak Bungsu Gubernur Bangka Belitung Positif Covid-19, Diduga Terpapar Transmisi Lokal

Berbeda dengan Safrizal, Juru Bicara Covid-19 Aceh, Saifullah Abdul Gani, menilai masyarakat sebenarnya telah melakukan pencegahan secara mandiri.

Dia memberikan contoh ketika ada pasien positif di dua desa di Banda Aceh, masyarakat secara mandiri melakukan pemblokiran lorong untuk mencegah penyebaran yang lebih tinggi.

"Sejauh ini masyarakat Aceh patuh, ini dibuktikan dengan rendahnya kasus covid-19 di Aceh. Bagi keluarga yang anggota keluarga ODP mereka tidak berkeliaran, tidak duduk di warung kopi, dan tidak salat berjemaah, itulah yang menyebabkan kasus rendah di Aceh," jelas Saifullah Abdul Gani.

Baca juga: Transmisi Lokal Dominasi Penyebaran Kasus Positif Virus Corona di Solo

Saifullah, mengatakan pemerintah Aceh sedang melakukan rapid test untuk 25.000 warga Aceh atau setengah persen dari total jumlah penduduk, warga dengan hasil reaktif kemudian akan diuji swab di laboratorium.

Menurut Ketua IDI Aceh Safrizal, "Seharusnya Aceh belajar kepada Padang. Meskipun kasusnya tinggi tapi mereka melakukan hampir 1.000 uji swab setiap hari. Dengan begini dapat dipetakan siapa yang harus dirawat dan siapa yang baik-baik saja."

Lebih lanjut Safrizal menjelaskan, rendahnya angka covid-19 di Aceh selama ini kemungkinan lantaran masih minimnya orang yang memeriksakan diri.

Baca juga: Transmisi Lokal Corona Meningkat, Satu Desa di Kota Batu Terapkan PSBL

Hingga Rabu (18/6/2020), berdasar data Pemprov Aceh, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 2.221 orang,

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 115 orang dengan catatan yang dirawat tinggal satu orang, dan positif Covid-19 sebanyak 37 orang dengan catatan 15 orang yang masih dirawat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X