Diduga Balap Liar, 2 Kelompok Remaja di Banjarmasin Terlibat Tawuran

Kompas.com - 18/06/2020, 23:46 WIB
Petugas Kepolisian dari Polresta Banjarmasin dan Polsek Banjarmasin Tengah membubarkan aksi tawuran yang melibatkan dua kelompok remaja di Banjarmasin, Kalsel, pada Kamis (18/6/2020) tengah malam. KOMPAS.com/ANDI MUHAMMAD HASWARPetugas Kepolisian dari Polresta Banjarmasin dan Polsek Banjarmasin Tengah membubarkan aksi tawuran yang melibatkan dua kelompok remaja di Banjarmasin, Kalsel, pada Kamis (18/6/2020) tengah malam.

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Dua kelompok remaja di Banjarmasin, Kalimantan Selatan ( Kalsel), terlibat tawuran di Jalan Ahmad Yani, Kamis (18/6/2020) tengah malam.

Kedua kelompok ini saling serang menggunakan senjata tajam dan batu.

Mendapat laporan adanya tawuran, petugas gabungan dari Polresta Banjarmasin dan Polsek Banjarmasin Tengah langsung mendatangi lokasi.

Mengetahui kedatangan petugas, kedua kelompok remaja berlarian membubarkan diri.

Wakapolresta Banjarmasin AKBP Sabana Atmojo mengatakan, penyebab tawuran masih diselidiki.

"Hasil penyelidikan sementara remaja yang tawuran dari kelompok Jalan Pekapuran dan remaja dari Jalan Veteran," ujar AKBP Sabhana Atmojo saat dikonfirmasi di lokasi tawuran.

Baca juga: Stres Dikarantina, 2 PDP di Banjarmasin Ancam Bunuh Diri

Sayangnya, para pelaku tawuran tak ada yang diamankan lantaran melarikan diri ke gang sempit.

"Dugaan penyebab tawuran sampai saat ini masih didalami ya, tapi dari informasi karena balap liar, tapi masih kita perdalam lagi," jelasnya.

Akibat aksi tawuran dua kelompok remaja itu, aktivitas lalu lintas di Jalan Ahmad Yani Banjarmasin terganggu.

Baca juga: Kisah Warga Banjarmasin Terjebak Lockdown di Nepal, Pulang ke Indonesia dengan Biaya Sendiri

Sejumlah kendaraan terpaksa putar balik karena takut menjadi sasaran dari dua kelompok remaja yang terlibat tawuran tersebut.

"Saling kejar dan serang ini kan sudah menggangu masyarakat yang lewat tadi, makanya kita langsung tindak lanjuti dan bubarkan," tegasnya.

Belasan petugas kepolisian berjaga di lokasi untuk mengantisipasi tawuran kembali terjadi.

"Kami imbau kepada warga tidak ada tawuran di Kota Banjarmasin, kalau ada kami akan tindak tegas, sekali lagi jangan ada tawuran," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X