KILAS DAERAH

Lagi, Laporan Keuangan Pemprov Jatim Raih Opini WTP dari BPK

Kompas.com - 18/06/2020, 20:13 WIB
Kepala BPK RI Perwakilan Jatim Joko Agus Setyono, saat menyerahkan oredikat opini WTP kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, di Gedung DPRD Provinsi Jatim. Dok. Humas Pemprov Jawa TimurKepala BPK RI Perwakilan Jatim Joko Agus Setyono, saat menyerahkan oredikat opini WTP kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, di Gedung DPRD Provinsi Jatim.

KOMPAS.com – Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) 2019, meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Pencapaian tersebut disampaikan Anggota V Bahrullah Akbar secara virtual, dari Gedung BPK RI.

Kepala BPK RI Perwakilan Jatim Joko Agus Setyono, menyerahkan langsung predikat opini WTP kepada Ketua DPRD Provinsi Jatim dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, di Gedung DPRD Provinsi Jatim.

Khofifah pun mengucapkan terima kasih atas pemberian predikat tersebut. Terlebih, Pemprov Jatim sudah menerima predikat opini WTP selama sembilan tahun berturut-turut.

Baca juga: Presiden Jokowi Minta Seluruh Kementerian/Lembaga Raih WTP Mulai 2020

Khofifah mengatakan, keberhasilan tersebut dapat diraih berkat beberapa faktor. Di antaranya karena Pemprov Jatim patuh terhadap peraturan perundang-undangan, efektivitas sistem pengendalian internal, penerapan standar akuntansi pemerintahan, dan pengungkapan yang cukup.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keberhasilan itu tidak lepas dari kerja keras dan komitmen seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Jatim dalam mengawal pelaksanaan program pembangunan.

Di satu sisi, DPRD Jatim juga selalu mengawasi melalui public hearing, atau kunjungan kerja pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Jatim.

Khofifah menambahkan, selama ini Pemprov Jatim berupaya meningkatkan kapasitas aparat pengelola keuangan dan aset, sarana dan prasarana, serta mempedomani hasil temuan tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga: Ini 4 Indikator Penentu Opini WTP dari BPK

“Tanggung jawab kami berat. Tanpa diiringi komitmen, integritas, profesionalitas, dan transparansi tata kelola, tidak mungkin penghargaan opini WTP ini dapat diraih selama sembilan tahun berturut-turut,” kata Khofifah, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Meski begitu, Khofifah menyatakan, masih ada poin yang harus diperbaiki, yaitu penguatan payung regulasi yang lebih teknis, khususnya terkait pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Khofifah pun berharap, predikat opini WTP dapat menyemangati seluruh jajaran Pemprov Jatim untuk bekerja dan melayani masyarakat lebih baik lagi, serta memperkuat kebersamaan agar pelaksanaan APBD terkawal dengan baik.

“Uang ini milik rakyat. Kami akan gunakan kembali ke rakyat dalam bentuk kebijakan dan program yang pro rakyat,” kata Khofifah.

Baca tentang


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.