Kompas.com - 18/06/2020, 16:38 WIB
Kapal MV Pan Begonia bermuatan 45 ribu ton biji nikel senilai Rp 13,7 miliar hasil tambang di Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara berhasil diamankan pada Februari 2020 lalu. KOMPAS.com/HADI MAULANAKapal MV Pan Begonia bermuatan 45 ribu ton biji nikel senilai Rp 13,7 miliar hasil tambang di Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara berhasil diamankan pada Februari 2020 lalu.

KARIMUN, KOMPAS.com - Kapal MV Pan Begonia bermuatan 45.000 ton bijih nikel hasil tambang di Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara, berhasil diamankan pada Februari 2020 lalu.

Kapal ini diamankan saat melintasi perairan timur Mapur, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) pada tanggal 11 Februari 2020 silam.

Diduga bijih nikel bernilai Rp 13,7 miliar itu hendak diselundupkan ke Singapura.

Baca juga: Nelayan Temukan Kapal Misterius di Perairan Aceh

Kepala Kantor Wilayah Khusus IV Direktorat Jenderal Bea Cukai Kepri Agus Yulianto mengatakan, dugaan ekspor ilegal diketahui setelah ada upaya pembatalan ekspor sebelumnya.

Kendati demikian, kapal tersebut malah ditemukan melintasi perairan timur Mapur yang akan mengarah ke Singapura.

"Ekspornya sudah dibatalkan, tapi ternyata kapal tetap berangkat," kata Agus saat menggelar konfrensi pers di Kanwil DJBC Karimun, Kamis (18/6/2020).

Tim patroli melakukan pemeriksaan dan berhasil mendapatkan bijih nikel senilai Rp 13,7 miliar dari dalam kapal super tanker MV Pan Begonia yang memiliki ukuran 190 x 33 meter.

Seorang warga Korea berinisial PMS yang bertindak sebagai nakhoda juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Penyidik BC Kepri menilai WN Korea itu bertanggung jawab atas aktivitas bongkar-muat bijih nikel itu, karena yang bersangkutan sebagai nakhoda kapal," kata Agus.

Baca juga: 3 Nelayan Hilang Kontak di Perairan Nias

Saat ini sudah 41 saksi dimintai keterangan. Mereka adalah kru MV Pan Begonia, pihak perusahaan dan pihak penangkap.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Regional
Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.