Polda Sultra Siap Mengamankan Kedatangan 500 TKA China

Kompas.com - 18/06/2020, 13:56 WIB
Kapolda Sultra Irjen Pol Merdisyam saat diwawancara sejumlah wartawan di rumah jabatan gubernur Sultra KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATIKapolda Sultra Irjen Pol Merdisyam saat diwawancara sejumlah wartawan di rumah jabatan gubernur Sultra

KENDARI, KOMPAS.com- Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Sultra) siap mengamankan kedatangan 500 tenaga kerja asing (TKA) asal China ke kawasan industri Morosi, kabupaten Konawe.

Kapolda Sultra Irjen Pol Merdisyam menyatakan akan mempersiapkan personel untuk mengamankan kedatangan 500 tenaga kerja asing (TKA) asal China.

Namun Merdi mengaku belum bisa menjelaskan secara detil jumlah personel yang akan dilibatkan dalam pengamanan tersebut.

Baca juga: Sikap Plin-plan Gubernur Sultra Terkait TKA China

Ia mengungkapkan langkah itu diambil karena masuknya ratusan TKA China itu merupakan bagian dari kebijakan pemerintah, seperti halnya kegiatan-kegiatan yang lain.

“Pasti kita persiapkan. Sebagai kepolisian tentunya mengamankan kebijakan pemerintah, segala sesuatu memang apapun juga, kegiatan-kegiatan tentunya ada konsep pengamanan,” kata jenderal bintang dua itu, Kamis (18/6/2020).

Lebih lanjut Merdy mengatakan, pihaknya belum mengetahui informasi jika nantinya terjadi gelombang unjuk rasa penolakan kedatangan ratusan TKA. 

Sehingga, pihaknya belum bisa mengestimasi jumlah personel yang akan disiapkan.

Namun demikian, lanjut Merdi,  pihaknya akan melibatkan Badan Intelijen Negara (BIN) Pemerintah Daerah (Pemda) melihat ada tidaknya aksi demonstrasi penolakan kedatangan TKA dari negara Tirai bambu tersebut.

“Nanti kami bersama-sama kabinda, dengan unsur pemda akan melihat nanti. Soal berapa personel nanti dilihat ya," tukas Merdi.

Baca juga: Izinkan 500 TKA China Bekerja di Konawe, Gubernur: Dukung Investasi di Sultra

Rencana kedatangan TKA China ini menuai pro kontra dari kalangan masyarakat. Rencananya, akan ada gelombang demonstrasi menolak kedatangan ratusan TKA itu.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Regional
Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Regional
Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Regional
Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kisah 4 Bocah Tak Terurus, Ibu ODGJ | Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Adik

[POPULER NUSANTARA] Kisah 4 Bocah Tak Terurus, Ibu ODGJ | Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Adik

Regional
Cemburu Berujung Maut, Perempuan Hamil 7 Bulan Tewas di Tangan Suami Siri

Cemburu Berujung Maut, Perempuan Hamil 7 Bulan Tewas di Tangan Suami Siri

Regional
Fakta Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Ditembak Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Fakta Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Ditembak Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Regional
Hendak Lerai Keributan, Anggota DPRD Ini Malah Dibacok Warga

Hendak Lerai Keributan, Anggota DPRD Ini Malah Dibacok Warga

Regional
Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Regional
Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Regional
Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Regional
Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Regional
Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Regional
Mayat Wanita Pekerja Kafe Ditemukan di Kolam Penangkaran Buaya, Ini Dugaan Polisi

Mayat Wanita Pekerja Kafe Ditemukan di Kolam Penangkaran Buaya, Ini Dugaan Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X