PSBB Palembang Dicabut, Jam Kerja ASN Kembali Normal, Mal dan Resto Boleh Buka

Kompas.com - 18/06/2020, 11:24 WIB
Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN) CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.comIlustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN)

PALEMBANG, KOMPAS.com - Jam kerja seluruh Aparatur Sipil Negara ( ASN) di kantor Pemerintahan kota Palembang, Sumatera Selatan akan kembali normal pada Senin (22/06/2020) mendatang.

Hal itu setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Palembang resmi dicabut dan diganti dengan penegakkan disiplin protokol kesehatan.

Sekretaris Daerah (Sekda) kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, para ASN akan kembali bekerja pada pukul 07.30 WIB dan pulang 16.30WIB.

Baca juga: Pola Hidup Baru, ASN Usia 45 Tahun ke Atas Tak Boleh Lakukan Perjalanan Dinas

Menurut Dewa, peraturan jam kerja itu diberlakukan berdasarkan surat yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

"Pemprov Sumsel telah lebih dulu menerapkan ini, sehingga kita juga akan mengikuti Pemprov. Senin jam kerja ASN sudah kembali normal,"kata Dewa, Kamis (18/6/2020).

Jam kantor yang kembali normal ini, tak hanya berlaku untuk ASN. Namun, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta jajaran TNI/Polri juga akan mengikuti aturan tersebut.

Namun, untuk perusahaan swasta masih tetap menunggu intruksi dari Kementerian Tenaga Kerja.

"Untuk swasta ada regulasi Kementerian Tenaga Kerja. Senin nanti hanya berlaku untuk ASN di Palembang," ujarnya.

Baca juga: Palembang Resmi Tidak Memperpanjang PSBB

Mal, restoran, hotel sudah boleh beroperasi

Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bisa kembali diberlakukan jika ada lonjakan kasus ketika diterapkannya penegakkan disiplin protokol kesehatan.

Dewa mengatakan, dalam penegakkan disiplin kesehatan protokol kesehatan tersebut, masyarakat hanya diberikan edukasi berupa teguran tanpa sanksi seperti PSBB.

Selain itu, sektor usaha seperti mall, restoran, hotel telah diperbolehkan kembali.

Dengan dibukanya seluruh kegiatan tersebut, dikhawatirkan akan adanya antusias yang berlebihan dari masyarakat sehingga terjadi lonjakan kasus.

"Kita bisa cabut lagi dan kembali berlakukan PSBB jika ada lonjakan kasus,"ungkap Dewa.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

Regional
Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Regional
Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Regional
Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Regional
Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Regional
Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Regional
Pemkab Karawang Siapkan Sanksi bagi Perusahaan yang Lalai Terapkan Protokol Kesehatan

Pemkab Karawang Siapkan Sanksi bagi Perusahaan yang Lalai Terapkan Protokol Kesehatan

Regional
11 Ibu Hamil Positif Covid-19 Tanpa Gejala Diisolasi di Rusunawa Bener Yogyakarta

11 Ibu Hamil Positif Covid-19 Tanpa Gejala Diisolasi di Rusunawa Bener Yogyakarta

Regional
21 Tenaga Medis Positif Covid-19, 4 Fasilitas Kesehatan di Manokwari Ditutup

21 Tenaga Medis Positif Covid-19, 4 Fasilitas Kesehatan di Manokwari Ditutup

Regional
Pria Ini Culik Bayi Kekasihnya gegara Gagal Menikah, Lari dari Jambi Tertangkap di Jakarta

Pria Ini Culik Bayi Kekasihnya gegara Gagal Menikah, Lari dari Jambi Tertangkap di Jakarta

Regional
Ini Motif Pelaku Tabrak Gerbang Mapolresta Tasikmalaya dan Berupaya Rebut Senjata Petugas

Ini Motif Pelaku Tabrak Gerbang Mapolresta Tasikmalaya dan Berupaya Rebut Senjata Petugas

Regional
Pilkada Kabupaten Malang, Seorang Bakal Calon dari Jalur Independen Positif Covid-19

Pilkada Kabupaten Malang, Seorang Bakal Calon dari Jalur Independen Positif Covid-19

Regional
Terlilit Pinjaman Online, Kepala Toko Alfamart Nekat Bobol Brankas Sendiri

Terlilit Pinjaman Online, Kepala Toko Alfamart Nekat Bobol Brankas Sendiri

Regional
Pemilik Showroom Motor Diculik, Uang di ATM Rp 30 Juta Dikuras

Pemilik Showroom Motor Diculik, Uang di ATM Rp 30 Juta Dikuras

Regional
Gubernur Kalbar: Saya Akan Tetap Sanksi Maskapai Sekalipun Ditegur Menteri

Gubernur Kalbar: Saya Akan Tetap Sanksi Maskapai Sekalipun Ditegur Menteri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X