2 Warga Sukoharjo Positif Corona, Punya Riwayat Perjalanan dari Jakarta

Kompas.com - 17/06/2020, 21:35 WIB
Kepala Dinas Kesehatan sekaligus Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo, Yunia Wahdiyati. KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKepala Dinas Kesehatan sekaligus Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo, Yunia Wahdiyati.

SUKOHARJO, KOMPAS.com - Dua warga asal Kecamatan Weru dan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo Yunia Wahdiyati menjelaskan, kedua pasien memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta.

"Yang dari Kartasura ini di Jakarta sudah sakit. Terus pulang ke Kartasura. Berikutnya di rumah minta keluarganya diantar ke rumah sakit terus dites (PCR) hasilnya positif," katanya saat dihubungi Kompas.com, Rabu (17/6/2020) malam.

Dia menambahkan, kedua pasien positif Covid-19 ini berusia sekitar 50 tahun.

"Satu dirawat di rumah sakit karena bergejala, sedangkan satunya menjalani isolasi mandiri di rumah sehat," ujarnya.

Baca juga: Capai 75 Kasus Positif, Ini 6 Klaster Penyebaran Covid-19 di Sukoharjo

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Yunia berujar, saat ini sudah ada 78 kasus Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo.

"Antarwilayah sekarang sudah longgar. Cuma kami dibantu dengan gugus tugas kecamatan dan desa tetap untuk melaksanakan protokol dari awal. Kalau ada orang yang memiliki riwayat perjalanan tolong segera dipantau dilaporkan ke puskesmas," ujarnya.

Pihaknya juga masih menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) Covid-19 Sukoharjo.

Sebab, angka kasus Covid-19 di Sukoharjo masih cukup tinggi di wilayah Solo Raya.

"Status KLB Sukoharjo masih sampai 31 Juli 2020," jelasnya.

Baca juga: Jalan Protokol Sukoharjo Kini Dilengkapi Marka Pembatas Jarak

Meski masih KLB, kata Yunia, Sukoharjo sedang menyiapkan pola new normal atau normal baru di tengah pandemi wabah Covid-19 seperti daerah lain.

Akan tetapi, masyarakat diimbau untuk tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

"Kegiatan pusat ekonomi sudah mulai diatur disiapkan tata laksananya untuk new normal. Yang sudah diterbitkan itu rumah ibadah. Tapi tetap menjalankan protokol Covid-19," kata Yunia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gandeng E-Commerce, Dompet Dhuafa Ajak Semua Orang Berkurban dengan Mudah

Gandeng E-Commerce, Dompet Dhuafa Ajak Semua Orang Berkurban dengan Mudah

Regional
Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X