Bupati Sumedang "Curhat" soal Pemudik Tak Jujur: 2 Poliklinik Ditutup, Tenaga Medis Diisolasi

Kompas.com - 17/06/2020, 19:28 WIB
Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir. Dok. Humas Setda Sumedang/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHBupati Sumedang H Dony Ahmad Munir. Dok. Humas Setda Sumedang/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Setelah pemudik dari Jakarta dinyatakan positif Covid-19, dokter, perawat, radiolograf, analis, dan petugas administrasi di RSUD Sumedang, Jawa Barat, dites swab dan wajib melakukan isolasi mandiri.

Selain 27 karyawan RSUD Sumedang tersebut, sebanyak 13 keluarga dan warga yang sempat kontak erat dengan pemudik ini juga sudah dites swab dan diharuskan melakukan isolasi mandiri.

Baca juga: Gara-gara Pemudik dari Jakarta, Sebagian RSUD Sumedang Tutup Sementara

Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir mengatakan, ketidakjujuran pemudik positif Covid-19 asal Kecamatan Darmaraja ini juga membuat pelayanan di Poliklinik Telinga Hidung Tenggorokan (THT), dan Poliklinik Bedah harus ditutup sementara waktu.

"Awalnya, pasien wanita asal Darmaraja, yang mudik dari Jakarta ini mengaku tidak merasakan sakit yang luar biasa, sehingga datang ke RSUD untuk daftar operasi," ujar Dony kepada Kompas.com, Rabu (17/6/2020).

Dony menuturkan, saat datang ke RSUD Sumedang ini, pasien tidak memberikan data dan informasi yang jujur kepada petugas rumah sakit.

Kemudian, ketika diketahui hasil rapid tes reaktif, pasien yang mudik dari Jatinegara, Jakarta Timur, ini langsung diisolasi.

"Setelah diketahui reaktif, RSUD Sumedang kemudian melakukan tes swab dan dalam 3 hari kemudian, hasilnya terkonfirmasi positif Covid-19," tutur Dony.

Dony menyebutkan, setelah diketahui tes swab positif, RSUD Sumedang kemudian melakukan tracing kepada sejumlah karyawan dan pihak keluarga selama pasien wanita ini pulang dari Jakarta, hingga dirawat di rumah sakit.

"Kami juga telah menutup opersional kegiatan di Poli THT karena seluruh karyawan, dokter, perawat dan petugas administrasi di bagian tersebut harus isolasi mandiri," sebut Dony.

RSUD Sumedang, kata Dony, hanya membuka Poliklinik Bedah selama 2 hari dalam satu minggu.

Dony menambahkan, 27 karyawan RSUD Sumedang saat ini masih isolasi mandiri hingga hasil tes swab keluar.

Baca juga: Diduga Gara-gara Pemudik, 2 Warga Ciamis Terjangkit Virus Corona

Dinas Kesehatan Sumedang, kata Dony, juga telah melakukan tes swab kepada 13 orang warga Darmaraja, yang melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19 ke 13 di Sumedang.

"Mudah-mudah hasil swab untuk 27 karyawan RSUD, dan 13 warga di Kecamatan Darmaraja ini dapat segera diketahui. Kami imbau juga kepada warga untuk jujur menjelaskan riwayat perjalanan ketika hendak berobat ke fasilitas kesehatan, agar hal serupa dapat dihindari," imbau Dony.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertambah 33, Positif Covid-19 di Sulut Tembus 4.390 Kasus

Bertambah 33, Positif Covid-19 di Sulut Tembus 4.390 Kasus

Regional
Bertahan di Tengah Pandemi, Warga Prabumulih Produksi Jamu Siap Saji

Bertahan di Tengah Pandemi, Warga Prabumulih Produksi Jamu Siap Saji

Regional
Cegah Klaster SKB CPNS, Pegawai Kantor Bupati Probolinggo WFH 5 Hari

Cegah Klaster SKB CPNS, Pegawai Kantor Bupati Probolinggo WFH 5 Hari

Regional
Salah Satu Tim Paslon Pilkada Ogan Ilir Laporkan Petahana, Ini Penjelasan Bawaslu

Salah Satu Tim Paslon Pilkada Ogan Ilir Laporkan Petahana, Ini Penjelasan Bawaslu

Regional
Sekolah di Perbatasan RI-Malaysia Mulai Dibuka untuk Belajar Tatap Muka

Sekolah di Perbatasan RI-Malaysia Mulai Dibuka untuk Belajar Tatap Muka

Regional
Tasikmalaya Catatkan Klaster Pendidikan, 12 Orang Positif Covid-19 dalam Sehari

Tasikmalaya Catatkan Klaster Pendidikan, 12 Orang Positif Covid-19 dalam Sehari

Regional
Kota Ambon Kembali Beralih ke Zona Oranye, PSBB Transisi Tetap Dilanjutkan

Kota Ambon Kembali Beralih ke Zona Oranye, PSBB Transisi Tetap Dilanjutkan

Regional
3 Pasien dari Klaster Arisan RT Kulonprogo Sembuh dari Covid-19

3 Pasien dari Klaster Arisan RT Kulonprogo Sembuh dari Covid-19

Regional
Tawarkan Jasa Penunjuk Jalan Hindari Pemeriksaan Satgas Covid-19, 5 Orang Ditangkap

Tawarkan Jasa Penunjuk Jalan Hindari Pemeriksaan Satgas Covid-19, 5 Orang Ditangkap

Regional
Diduga Tak Terima Istri Diisolasi, WNA Ini Mengamuk di Ruang IGD dan Nyaris Pukul Dokter

Diduga Tak Terima Istri Diisolasi, WNA Ini Mengamuk di Ruang IGD dan Nyaris Pukul Dokter

Regional
Mengeluh Nyeri Punggung dan Mual, Kakek Ini Meninggal Terpapar Corona

Mengeluh Nyeri Punggung dan Mual, Kakek Ini Meninggal Terpapar Corona

Regional
Pemerkosa Anak Dihukum Cambuk 169 Kali, Menyerah pada Hitungan ke-57

Pemerkosa Anak Dihukum Cambuk 169 Kali, Menyerah pada Hitungan ke-57

Regional
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Positif Covid-19, Kegiatan Dewan akan Dilakukan Secara Virtual

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Positif Covid-19, Kegiatan Dewan akan Dilakukan Secara Virtual

Regional
Polisi Ringkus Pembunuh Sekretaris Wanita yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Sawit

Polisi Ringkus Pembunuh Sekretaris Wanita yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Sawit

Regional
Seorang Polwan di Muba Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai

Seorang Polwan di Muba Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X