Selain Megawati, Risma Juga Ikut Tentukan Penggantinya di Pilkada Surabaya

Kompas.com - 17/06/2020, 19:27 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memberikan kenang-kenangan berupa cinderamata kepada petugas mobil laboratorium PCR BNPB di Dapur Umum Balai Kota Surabaya, Rabu (17/6/2020). Dok. Pemkot SurabayaWali Kota Surabaya Tri Rismaharini memberikan kenang-kenangan berupa cinderamata kepada petugas mobil laboratorium PCR BNPB di Dapur Umum Balai Kota Surabaya, Rabu (17/6/2020).

SURABAYA, KOMPAS.com - Selain Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini juga akan ikut menentukan penggantinya untuk diusung pada Pilkada Surabaya 2020.

Sekretaris PDI-P Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno menjelaskan, dalam fatsun politik PDI-P, kepala daerah setempat selalu dimintai pendapat tentang siapa figur yang paling cocok dan potensial untuk menggantikannya.

"Jadi selain Ketua Umum PDI-P, Bu Risma juga punya andil siapa nanti yang akan menggantikannya dengan berbagai macam pertimbangan. Karena Bu Risma memiliki pemahaman yang lebih tentang kondisi Kota Surabaya, apalagi Bu Risma juga salah satu ketua di DPP PDI-P," kata Sri saat dihubungi, Rabu (17/6/2020).

Baca juga: Pilkada 2020, Anak Pramono Anung dan 3 Petahana Asal Jatim Dipanggil PDI-P ke Jakarta

Sri Untari belum bisa memastikan kapan PDI-P akan mengumumkan calon pengganti Risma.

Dia memberi patokan bahwa semua calon kepala daerah dari Jawa Timur yang diusung PDI-P akan diumumkan akhir Juni atau paling lama awal Juli.

Siapapun yang akan diusung PDI-P, pihaknya akan selalu bekerja keras memenangkan calon kepala daerah.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami akan selalu all out mengawal kepentingan partai di pilkada serentak termasuk di Jawa Timur," ucap Sri.

Baca juga: Risma Pamit, Ini Pesannya untuk Warga Surabaya

Di Jawa Timur, ada 19 daerah yang akan menggelar pilkada serentak.

Dari 19 daerah, PDI-P sudah mengumumkan calon yang diusung untuk tiga daerah, yaitu Kabupaten Malang dengan mengusung petahana Bupati Malang Sanusi berpasangan dengan Didik Gatot Subroto.

 

Daerah lainnya yaitu Kabupaten Ngawi, di mana PDI-P mengusung petahana Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar berpasangan dengan Dwi Rianto Jatmiko, serta Sumenep dengan menunjuk petahana Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi berpasangan dengan Dewi Khalifah.

Minggu (14/6/2020), DPP PDI-P memanggil Hanindhito Himawan Pramono, putra Sekretaris Kabinet RI Pramono Anung, dan tiga petahana asal Jawa Timur yakni Bupati Blitar Rijanto, Wali Kota Blitar Santoso, dan Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin

Hanindhito mendaftar untuk Pilkada Kabupaten Kediri melalui PDI-P.

Keempatnya dipanggil datang ke DPP PDI-P guna pengerucutan calon kepala daerah yang akan diusung PDI-P untuk Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar, Kota Blitar, dan Kabupaten Trenggalek.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X