Soal Rekomendasi, Gibran Tunggu Keputusan DPP PDI-P

Kompas.com - 17/06/2020, 17:51 WIB
Bakal calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. KOMPAS.com/LABIB ZAMANIBakal calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.

SOLO, KOMPAS.com - Bakal calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan masih menunggu keputusan dari DPP PDI-P terkait rekomendasi Pilkada Serentak 2020.

"Soal rekomendasi itu kita tunggu saja," kata putra sulung Presiden Jokowi kepada wartawan di Solo, Jawa Tengah, Rabu (17/6/2020).

Ayah Jan Ethes Srinarendra mengatakan rekomendasi tersebut merupakan keputusan dari DPP.

"Karena (rekomendasi) itu wilayah DPP dan menjadi keputusan Ibu Ketua Umum (Megawati Soekarnoputri)," terang Gibran.

Baca juga: Golkar Dukung Gibran dan Bobby pada Pilkada 2020

Gibran mengaku dirinya sedang fokus terhadap kegiatan kemanusian kepada masyarakat yang terkena dampak di tengah pandemi wabah virus corona atau Covid-19.

Kegiatan kemanusiaan yang dilakukan tersebut adalah berupa pemberian paket sembako, penyemprotan disinfektan, ronda bersama warga, pembagian masker, dan lain sebagainya.

"Tim kami masih fokus dalam kegiatan kamanusiaan," ungkap dia.

Baca juga: Purnomo Mengaku Legowo Jika Tak Dapat Rekomendasi dari DPP

Diketahui, Gibran mencalonkan diri sebagai bakal calon wali pada Pilkada Serentak 2020 melalui DPD PDI-P Jawa Tengah di Panti Marhaen Semarang pada Kamis (12/12/2019).

Gibran didampingi Habib Hasan dan diarak oleh ribuan relawan dari berbagai daerah di Jateng menuju Panti Marhaen.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Fakta Warga Tolak Pencopotan Baliho Bergambar Rizieq Shihab di Mataram, NTB

4 Fakta Warga Tolak Pencopotan Baliho Bergambar Rizieq Shihab di Mataram, NTB

Regional
Soal Baliho Rizieq Shihab, Tokoh Masyarakat: Sekarang Sudah Dipasang karena Ini di Kampung Saya...

Soal Baliho Rizieq Shihab, Tokoh Masyarakat: Sekarang Sudah Dipasang karena Ini di Kampung Saya...

Regional
Fakta di Balik Guguran Lava Sisa Erupsi Merapi Tahun 1954, Terekam CCTV dan Penjelasan BPPTKG

Fakta di Balik Guguran Lava Sisa Erupsi Merapi Tahun 1954, Terekam CCTV dan Penjelasan BPPTKG

Regional
Ratusan Rumah di 4 Kecamatan di Merangin Diterjang Banjir

Ratusan Rumah di 4 Kecamatan di Merangin Diterjang Banjir

Regional
Fenomena Hujan Es di Bali dan Lombok, Ini Hal Penting yang Perlu Diketahui

Fenomena Hujan Es di Bali dan Lombok, Ini Hal Penting yang Perlu Diketahui

Regional
BMKG Ingatkan Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Kepri

BMKG Ingatkan Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Kepri

Regional
'Jadi yang Menolak Itu Masyarakat Secara Umum Kampung Taliwang, bukan FPI'

"Jadi yang Menolak Itu Masyarakat Secara Umum Kampung Taliwang, bukan FPI"

Regional
Belajar Tatap Muka Dimulai Tahun Depan, Ini Sikap Para Kepala Daerah

Belajar Tatap Muka Dimulai Tahun Depan, Ini Sikap Para Kepala Daerah

Regional
Pemuda di Gunungkidul Buat Miniatur Kapal Pesiar dari Bambu, Harganya hingga Rp 12 Juta

Pemuda di Gunungkidul Buat Miniatur Kapal Pesiar dari Bambu, Harganya hingga Rp 12 Juta

Regional
386 Narapidana di Riau Masih Positif Covid-19, Polisi Beri Bantuan

386 Narapidana di Riau Masih Positif Covid-19, Polisi Beri Bantuan

Regional
Warga Tolak Penertiban Baliho Rizieq Shihab, Satpol PP: Mereka Minta Dipasang Kembali

Warga Tolak Penertiban Baliho Rizieq Shihab, Satpol PP: Mereka Minta Dipasang Kembali

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kisah Bocah Kleptomania yang Bikin Balai Rehabilitasi Menyerah | Pesta Pernikahan Anak Kepala BPBD Dibubarkan Polisi

[POPULER NUSANTARA] Kisah Bocah Kleptomania yang Bikin Balai Rehabilitasi Menyerah | Pesta Pernikahan Anak Kepala BPBD Dibubarkan Polisi

Regional
Fakta Napi Kendalikan Rumah Pabrik Sabu di Lombok Timur

Fakta Napi Kendalikan Rumah Pabrik Sabu di Lombok Timur

Regional
BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

Regional
Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X