Jembatan Gantung Ambruk, 2 Pekerja Hilang di Sungai Keli Landak

Kompas.com - 17/06/2020, 16:12 WIB
Jembatan gantung yang tengah dalam proses pembangunan di Sungai Keli, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, ambruk, Selasa (16/6/2020).  Peristiwa tersebut juga mengakibatkan dua orang pekerja, bernama Yono (34) dan Soijan (27), ikut terjatuh ke sungai dan sampai dengan saat ini masih dalam proses pencarian. istimewaJembatan gantung yang tengah dalam proses pembangunan di Sungai Keli, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, ambruk, Selasa (16/6/2020). Peristiwa tersebut juga mengakibatkan dua orang pekerja, bernama Yono (34) dan Soijan (27), ikut terjatuh ke sungai dan sampai dengan saat ini masih dalam proses pencarian.

PONTIANAK, KOMPAS.com – Jembatan gantung yang sedang dibangun di Sungai Keli, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, ambruk, Selasa (16/6/2020).

Peristiwa tersebut juga mengakibatkan dua orang pekerja, bernama Yono (34) dan Soijan (27), ikut terjatuh ke sungai dan sampai dengan saat ini masih dalam proses pencarian. 

“Hari ini, hari kedua pencarian dan penyelamatan dua orang pekerja jembatan gantung kembali dilanjutkan,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, Yopi Haryadi, Rabu (17/6/2020).

Baca juga: Meski Terkendala Pembebasan Lahan, Pembangunan Jembatan Pulau Balang Sudah 82 Persen

Yopi menyebut, pencarian kedua korban melibatkan sejumlah pihak terkait, seperti BPBD Landak, kepolisian, TNI dan masyarakat setempat.  

“Pencarian di hari kedua ini kami mulai pukul 06.00 WIB dengan menyisir permukaan sungai menggunakan perahu karet bermesin dan sampan motor milik masyarakat,” ujar Yopi.

Menurut Yopi, pencarian hari kedua ini dilakukan sejauh 1 nautical mile dari lokasi kedua korban terjatuh.

“Harapan kami, semoga di hari ini kedua korban tersebut segera ditemukan,” harap Yopi.

Baca juga: Jembatan Molintogupo Hanyut Terseret Aliran Sungai Bone

Kasat Reskrim Polres Landak Iptu Idris Bakara menerangkan, kronologi ambruknya jembatan dan menghanyutkan dua pekerja.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X