20 Dokter di Makassar Terpapar Corona, Gugus Tugas Akan Gelar Rapid Test Massal

Kompas.com - 17/06/2020, 14:27 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

MAKASSAR, KOMPAS.com – Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Naisyah Asikin mengungkapkan, sebanyak 20 orang dokter yang bertugas di beberapa rumah sakit terpapar Covid-19 dan kini masih menjalani isolasi.

“Dari 33 tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19, 20 orang di antaranya adalah dokter. Jadi sangat memprihatinkan jika jumlah dokter di Makassar yang terpapar Covid-19. Siapa lagi yang akan melayani pasien jika jumlah dokter dan nakes terus bertambah terpapar Covid-19,’’ ungkap Naisyah ketika dikonfirmasi, Rabu (17/6/2020).

Dengan jumlah penyebaran Covid-19 yang meningkat drastis di Sulawesi Selatan, kata Naisyah, pihak Gugus Tugas akan gencar melakukan tracing dan rapid test massal kepada warga untuk memutus mata rantai penyebaran virus.

“Jadi kami sementara sosialisasi kepada masyarakat dan melakukan pendekatan, karena banyaknya penolakan. Kami akan rapid test massal terus dan tidak dipungut biaya sepeserpun dari masyarakat,” ujarnya.

Baca juga: Lebih dari 20 Dokter Meninggal Selama Pandemi Covid-19

Naisya membeberkan, jika banyak masyarakat yang terpapar Covid-19 namun tanpa gejala (OTG).

Tentunya, dengan tanpa gejala ini masyarakat tidak sadar menyebarkan virus Covid-19 kepada keluarga dan kepada orang lain di sekitarnya.

“Jika ada yang ditemukan masyarakat yang terpapar Covid-19 tanpa gejala, kita akan isolasi di hotel-hotel yang telah disiapkan di rumah sakit. Jika tidak mau diisolasi di hotel, kita biarkan isolasi mandiri di rumahnya sendiri dengan catatan sesuai standar mempunyai kamar sendiri agar tidak menularkan virus  kepada keluarganya,” tuturnya.

Naisyah mengaku, pihaknya berupaya menekan angka kematian akibat Covid-19.

Di mana, rata-rata pasien yang meninggal di usia lanjut dan mempunyai penyakit penyerta.

Baca juga: Anak Dokter di Tegal yang Meninggal Juga Positif Corona, Isolasi Mandiri di Rumah

Berdasarkan update data Covid-19 di Kota Makassar pada Selasa (16/6/2020), sebanyak 3.110 orang dinyatakan positif Covid-19.

Sebanyak 664 orang dirawat di rumah sakit, 1.241 orang melakukan isolasi mandiri, pasien sembuh sebanyak 1.074 orang dan sebanyak 131 orang meninggal.

Sementara pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 2.106 orang, 1.645 orang non Covid-19, dan sebanyak 181 orang meninggal.

Sedangkan untuk orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 6.677, di antaranya 471 orang masih dalam pemantauan dan sebanyak 6.206 orang selesai pemantauan. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penumpang KM Dobonsolo Tujuan Ambon Terjatuh ke Laut, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Penumpang KM Dobonsolo Tujuan Ambon Terjatuh ke Laut, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Regional
Pengungsi Banjir Menginap di Kandang Ayam, Bupati Tanah Laut Sebut Mereka Tak Mau Pindah

Pengungsi Banjir Menginap di Kandang Ayam, Bupati Tanah Laut Sebut Mereka Tak Mau Pindah

Regional
Barter Tanam Hias dengan Rumah, Hidmat: Dibilang Pencitraan, Padahal Saya Bukan Politikus

Barter Tanam Hias dengan Rumah, Hidmat: Dibilang Pencitraan, Padahal Saya Bukan Politikus

Regional
Bupati Manggarai Timur Terkonfirmasi Positif Usai Rapid Test Antigen

Bupati Manggarai Timur Terkonfirmasi Positif Usai Rapid Test Antigen

Regional
DPR RI Soroti Penolakan Digitalisasi Aksara Jawa oleh Lembaga Internet Dunia

DPR RI Soroti Penolakan Digitalisasi Aksara Jawa oleh Lembaga Internet Dunia

Regional
Perempuan di Bali Tewas Tanpa Busana dan Berlumuran Darah di 'Homestay', Diduga Dibunuh

Perempuan di Bali Tewas Tanpa Busana dan Berlumuran Darah di "Homestay", Diduga Dibunuh

Regional
Banjir di Tanah Laut Kalsel Sebabkan Tanah Longsor, 5 Tewas

Banjir di Tanah Laut Kalsel Sebabkan Tanah Longsor, 5 Tewas

Regional
Bangunan Pondok Pesantren di Cianjur Ambruk, 11 Santri Terluka

Bangunan Pondok Pesantren di Cianjur Ambruk, 11 Santri Terluka

Regional
Hujan Deras, Lereng Gunung Longsor, 6 Orang di Tanah Laut Ditemukan Tewas Tertimbun

Hujan Deras, Lereng Gunung Longsor, 6 Orang di Tanah Laut Ditemukan Tewas Tertimbun

Regional
Cerita PNS Diturunkan Pangkatnya Selama 3 Tahun, Bermula Ketahuan Mabuk Ditemani LC

Cerita PNS Diturunkan Pangkatnya Selama 3 Tahun, Bermula Ketahuan Mabuk Ditemani LC

Regional
Dalam 6 Jam, Gunung Merapi Keluarkan 36 kali Guguran Lava Pijar

Dalam 6 Jam, Gunung Merapi Keluarkan 36 kali Guguran Lava Pijar

Regional
Rumah Terendam Banjir, Bayi Berusia Sehari Dievakusi Gunakan Perahu, Ibu: Tidak Bisa Lagi Bertahan

Rumah Terendam Banjir, Bayi Berusia Sehari Dievakusi Gunakan Perahu, Ibu: Tidak Bisa Lagi Bertahan

Regional
Tim SAR Lanjutkan Pencarian Korban Longsor Manado, Evakuasi dengan Cara Manual

Tim SAR Lanjutkan Pencarian Korban Longsor Manado, Evakuasi dengan Cara Manual

Regional
Barter Rumah Rp 500 Juta dengan Tanaman Hias, Pengusaha di Garut Ngaku Dinyiyiri Netizen

Barter Rumah Rp 500 Juta dengan Tanaman Hias, Pengusaha di Garut Ngaku Dinyiyiri Netizen

Regional
Pakai Seragam Dinas, Oknum PNS di Pati Mabuk di Tempat Karaoke yang Nekat Buka Saat PPKM

Pakai Seragam Dinas, Oknum PNS di Pati Mabuk di Tempat Karaoke yang Nekat Buka Saat PPKM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X