Kompas.com - 17/06/2020, 12:42 WIB
Ilustrasi pingsan
. ShutterstockIlustrasi pingsan .

SUKABUMI, KOMPAS.com - Tiga pengunjung ditemukan tidak sadarkan diri di Curug Pareang di Desa Sindangresmi, Kecamatan Jampangtengah, Sukabumi, Jawa Barat,  Selasa (17/6/2020) malam.

Ketiga wisatawan itu langsung dievakuasi sejumlah relawan kemanusiaan dan warga desa setempat serta anggota polisi ke Puskesmas Jampangtengah.

Namun hingga Rabu (17/6/2020) pagi belum diketahui pasti penyebab ketiga pengunjung pingsan. Ketiganya masih menjalani perawatan tim medis di Puskesmas Jampangtengah.

Baca juga: Dua Rumah yang Rusak Tertimpa Pesawat TNI Jatuh Mulai Diperbaiki

Ada pejabat asal Papua

Salah satu korban diketahui bernama Yunus Saflembolo warga Kabupaten Biak Numfor, Papua. Informasinya Yunus merupakan pejabat di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Biak Numfor.

Sedangkan dua lainnya pasangan suami istri asal Bogor. Namun identitas keduanya belum diketahui.

Selain tiga korban yang tidak sadarkan diri, di tempat parkir juga ada dua orang anggota rombongan. Keduanya yakni Betzeba Paririe dan Rizki Alamsyah alias Atok ( sopir rental).

"Ketiganya saat akan dievakuasi dalam kondisi pingsan di sekitar Curug Pareang," kata Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Jampangtengah, Dadi Supardi saat dihubungi Kompas.com Rabu (17/6/2020).

Baca juga: Ayah di Padang Pariaman Setubuhi Anak Kandung hingga Hamil Ternyata Punya 13 Anak

Korban perempuan paling parah

Dia menuturkan dari ketiganya, korban perempuan kondisinya paling parah. Sehingga harus digotong dengan menggunakan alat seadanya dari lokasi ke tempat parkir.

Sedangkan dua korban lainnya yaitu berjenis kelamin pria kondisinya lemah dan masih bisa berjalan kaki. Hanya saja harus dibopong oleh warga dari lokasi ditemukan hingga tempat parkir.

"Malam itu kami fokus mengevakuasi ketiganya dari lokasi ke Puskesmas. Jadi tidak memperhartikan lokasi dan juga malam hari," tutur Dadi.

Kepala Polsek Jampangtengah AKP Usep Nurdin membenarkan di wilayah hukumnya telah ditemukan tiga wisatawan Curug Pareang dalam kondisi tidak sadarkan diri. Saat ini ketiganya masih di Puskesmas.

"Ia benar ada. Ketiga korban masih pinsan dirawat di Puskesmas," jawab Nurdin dalam pesan whats app kepada Kompas.com Rabu.

"Kami masih menyelidiki perkara ketiga pengunjung ini hingga tidak sadarkan diri. Kami masih meminta keterangan saksi," sambung dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.