Puluhan Makam Leluhur Jadi Jalan Beton, Ahli Waris: Tidak Ada Pemberitahuan Sama Sekali

Kompas.com - 17/06/2020, 10:35 WIB
Inilah kondisi jalan yang dibangun diatas 30-an makam di tempat pemakaman umum Bulusari, Kelurahan Pandean, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Para ahli waris memprotes pembangunan ruas jalan  lantaran tanpa melakukan pemindahan jenazah. KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIInilah kondisi jalan yang dibangun diatas 30-an makam di tempat pemakaman umum Bulusari, Kelurahan Pandean, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Para ahli waris memprotes pembangunan ruas jalan lantaran tanpa melakukan pemindahan jenazah.

KOMPAS.com - Puluhan makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bulusari, Kelurahan Pandean, Kecamatan Taman, Madiun, berubah menjadi jalan beton.

Sejumlah ahli waris yang ingin berziarah kaget saat menemukan makam leluhur mereka tertutup jalan beton.

"Tidak ada pemberitahuan sama sekali dari pengelola makam kepada kami, tahu-tahu sudah jadi (jalan), dan keluarga pada kaget semua," kata salah satu ahli waris Lina Yuliana di Kelurahan Pandean, Selasa (16/6/2020).

Lina mengetahui makam leluhurnya menjadi jalan saat berziarah pada Jumat (12/6/2020).

Sebanyak 20 makam leluhurnya terdapat di sana. Lina meminta pengelola mengembalikan posisi makam seperti semula.

Sebab, jenazah dalam makam itu tak dipindahkan ke lokasi lain. Sehingga, posisi jenazah para leluhurnya berada di bawah jalan yang dibuat pengelola.

Ahli waris lainnya, Suparmi juga sempat bingung saat mencari makam leluhurnya di TPU Bulusari.

Baca juga: Puluhan Makam Leluhur di TPU Berubah Menjadi Jalan Beton, Ahli Waris Protes

Suparmi mengamini, ahli waris tak diberi tahu tentang pembangunan jalan itu.

“Tidak ada sama sekali,” kata Suparmi.

Menurut Suparmi, seluruh makam leluhurnya tertutup oleh jalan beton itu.

“Harapan kami jalan tetap ada tetapi makam keluarga kami jangan ditutup semua. Makam sebelahnya juga harus ditutup setengah sehingga adil,” jelas Suparmi.

Pemerintah Kelurahan Pandean mengundang seluruh ahli waris yang makam keluarganya tergusur akibat pembangunan jalan pada Selasa malam.

Tak hanya ahli waris, pengurus Unit Pengelola Makam Bulusari juga dihadirkan mencari solusi terkait protes warga.

Lurah Pandean, Eko Santoso mengatakan, pertemuan yang dihadiri 15 ahli waris bertujuan mencari solusi atas permasalahan pembangunan jalan beton di pemakaman tersebut.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gudang Pakan Ternak di Salatiga Terbakar, Pemilik Merugi hingga Rp 500 Juta

Gudang Pakan Ternak di Salatiga Terbakar, Pemilik Merugi hingga Rp 500 Juta

Regional
Gubernur Banten Siapkan 3 Gedung di Kota Serang untuk Isolasi OTG Covid-19

Gubernur Banten Siapkan 3 Gedung di Kota Serang untuk Isolasi OTG Covid-19

Regional
Wagub Uu: Penyebaran Covid-19 di Jabar Turun, tapi di Karawang dan Cirebon Naik

Wagub Uu: Penyebaran Covid-19 di Jabar Turun, tapi di Karawang dan Cirebon Naik

Regional
Fakta Baru Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas, Berstatus Tersangka dan Terancam 15 Tahun Penjara

Fakta Baru Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas, Berstatus Tersangka dan Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Gugus Tugas Jabar Sudah Lama Bidik Klaster Pabrik Epson di Cikarang Bekasi

Gugus Tugas Jabar Sudah Lama Bidik Klaster Pabrik Epson di Cikarang Bekasi

Regional
Kapolrestabes Makassar dan Dirreskrimum Polda Sulsel Dapat Jabatan Baru di KPK

Kapolrestabes Makassar dan Dirreskrimum Polda Sulsel Dapat Jabatan Baru di KPK

Regional
Seminggu Pengusaha Rental Mobil Tak Pulang, Istri Lapor Polisi di Pekanbaru

Seminggu Pengusaha Rental Mobil Tak Pulang, Istri Lapor Polisi di Pekanbaru

Regional
Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas di Hotel, Oknum Polisi Ini Terancam 15 Tahun Penjara dan Dipecat

Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas di Hotel, Oknum Polisi Ini Terancam 15 Tahun Penjara dan Dipecat

Regional
Viral, Video Anggota DPRD dan ASN Baubau Diduga Pesta Miras

Viral, Video Anggota DPRD dan ASN Baubau Diduga Pesta Miras

Regional
Gagal Tes Kesehatan, Bacalon Bupati Solok Gugat KPU ke Bawaslu

Gagal Tes Kesehatan, Bacalon Bupati Solok Gugat KPU ke Bawaslu

Regional
Polisi Periksa Korban Pelecehan Rapid Test yang Terjadi di Bandara Soekarno-Hatta

Polisi Periksa Korban Pelecehan Rapid Test yang Terjadi di Bandara Soekarno-Hatta

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 21 September 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 21 September 2020

Regional
Menteri Agama Positif Covid-19, Gubernur dan Pejabat Pemprov NTB Jalani Tes Swab

Menteri Agama Positif Covid-19, Gubernur dan Pejabat Pemprov NTB Jalani Tes Swab

Regional
Kabupaten Karawang, Kota Bekasi dan Cirebon Jadi Zona Merah Covid-19

Kabupaten Karawang, Kota Bekasi dan Cirebon Jadi Zona Merah Covid-19

Regional
Lagi, Polisi Tangkap 2 Tersangka Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Lagi, Polisi Tangkap 2 Tersangka Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X