Fakta Ayah Perkosa Anak Tiri, Dilakukan Saat Istri Memasak di Dapur

Kompas.com - 17/06/2020, 05:40 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Polisi mengamankan seorang pria berinisial I (38), warga Kediri, Jawa Timur.

Ia ditangkap karena dilaporkan atas kasus pemerkosaan yang dilakukan terhadap anak tirinya sendiri yang masih duduk di bangku SMP berusia 14 tahun.

Dari pemeriksaan polisi, aksi bejat yang dilakukan pelaku diketahui sudah berkali-kali.

Terakhir, terjadi pada 4 Juni 2020 saat istrinya sedang memasak di dapur.

Akibat perbuatannya itu, pelaku terancam hukuman 15 tahun penjara.

Dilaporkan keluarga

Ilustrasi borgol.SHUTTERSTOCK Ilustrasi borgol.

Kasus pemerkosaan yang dilakukan pelaku terhadap anak tirinya tersebut terungkap setelah korban melaporkannya kepada keluarga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mengetahui hal tersebut, keluarga korban tidak terima dan langsung melaporkannya kepada polisi.

Kepala Subbagian Humas Polres Kediri Kota AKP Kamsudi mengatakan, setelah mendapat laporan itu polisi langsung melakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi.

Setelah itu, polisi langsung mengamankan pelaku di rumahnya.

"Ditangkap di rumahnya," kata Kamsudi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (16/6/2020).

Baca juga: Perkosa Anak Tirinya Saat Istri Memasak di Dapur, Pria Ini Ditangkap Polisi

Dilakukan saat istri memasak di dapur

Ilustrasi memasakchabybucko Ilustrasi memasak

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, korban tinggal satu rumah bersama ibu kandungnya dan pelaku.

Pelaku juga telah melakukan aksi bejatnya tersebut berulang kali selama satu tahun terakhir.

Untuk melancarkan aksinya itu, pelaku selalu memanfaatkan kesibukan istrinya.

Terakhir, pemerkosaan yang dilakukan pelaku terhadap korban diketahui saat istrinya sedang memasak di dapur.

Melihat istrinya lengah, pelaku menyelinap masuk ke kamar korban dan memaksanya untuk menuruti nafsu bejatnya.

"Ibu korban saat itu sedang berada di dapur untuk memasak," ujar Kamsudi.

Baca juga: Berawal dari Ajakan Nongkrong Sang Pacar, Gadis Ini Justru Dicekoki Miras dan Diperkosa

Terancam 15 tahun penjara

Ilustrasi tahanan.THINKSTOCKPHOTOS Ilustrasi tahanan.

Setelah berhasil diamankan, Kamsudi mengatakan, pelaku saat ini telah ditahan di Polres Kediri Kota.

Atas perbuatan yang dilakukan, polisi akan menjerat pelaku dengan Pasal 81 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak.

Adapun ancaman hukumannya, maksimal 15 tahun penjara.

Sementara korban, diketahui saat ini mengalami trauma atas perbuatan bejat ayahnya tersebut.

Polisi, kata dia,  akan melakukan pendampingan hingga korban kembali pulih.

Penulis : Kontributor Kediri, M Agus Fauzul Hakim | Editor : Dheri Agriesta



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Regional
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Regional
PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X