Enam Jam Mendaki Bukit, Polisi Temukan Ladang Ganja di Kebun Kopi

Kompas.com - 16/06/2020, 22:01 WIB
Petugas dari Polres Empat Lawang menemukan ladang ganja yang ditanam disamping kebun kopi di areal perbukitan. Dari hasil penggerbekan tersebut, petugas mengamankan barang bukti sebanyak 31 pohon ganja siap panen, Selasa (16/6/2020). HANDOUTPetugas dari Polres Empat Lawang menemukan ladang ganja yang ditanam disamping kebun kopi di areal perbukitan. Dari hasil penggerbekan tersebut, petugas mengamankan barang bukti sebanyak 31 pohon ganja siap panen, Selasa (16/6/2020).

EMPAT LAWANG, KOMPAS.com - Polres Empat Lawang menemukan ladang ganja yang ditanam di samping kebun kopi di kawasan Talang Berang Nibung, Desa Tanjung Alam, Kecamatan Lintang Kanan, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan.

Dari penggerbekan tersebut, petugas mengamankan Abdul Sotderi (20) yang merupakan pemilik ladang.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Wahyu mengatakan, mereka mulanya mendapatkan informasi dari warga setempat jika adanya ladang ganja di areal perbukitan Talang Berang Nibung. 

Baca juga: Ditemukan 8 Hektar Ladang Ganja, Mandailing Natal Nomor 2 Penghasil Ganja Nasional

Dari informasi tersebut, petugas langsung bergerak dan berjalan kaki selama enam jam untuk menaiki bukit barisan. Di sana, petugas melihat ada satu pondok yang merupakan milik tersangka.

"Setelah kita periksa, tersangka mengaku telah menanam 31 batang ganja," kata Wahyu melalui pesan singkat, Selasa (16/6/2020).

Wahyu mengatakan, 31 pohon ganja itu ditanam tersangka disamping pohon kopi miliknya. Sehingga, ketika dilihat, warga tak akan mencurigai jika itu adalah tanaman ganja.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka Abdul baru saja mencoba menanam tanaman ganja tersebut. Bahkan, 31 batang ganja itu telah siap panen untuk dijual oleh tersangka.

Baca juga: Berawal dari Cinta Istri ke Suami, Polisi Temukan 5 Hektar Ladang Ganja di Aceh Utara

"Berat ganja siap panen itu sudah 2,5 kilogram dengan tinggi  satu meter. Tersangka mengaku baru menanam dan akan diedarkan diwilayah sekitar sana. Tapi ini masih kita dalami,"ujar Kapolres.

Atas perbuatannya tersebut, Abdul dikenakan pasal 114 ayat 2 undang-undang narkotika nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara. 

"Tersangka sudah kita tes urine sekarang tinggal menunggu hasil, apakah dia ini juga pengguna narkoba atau tidak,"jelas Wahyu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Fakta Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Bermula Video Viral, Korban Histeris hingga 3 Orang Jadi Tersangka

4 Fakta Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Bermula Video Viral, Korban Histeris hingga 3 Orang Jadi Tersangka

Regional
Jenazah TKW Tak Bisa Dipulangkan karena Agen Minta Rp 32 Juta

Jenazah TKW Tak Bisa Dipulangkan karena Agen Minta Rp 32 Juta

Regional
'Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan'

"Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

Regional
Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Regional
Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Regional
Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Regional
11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

Regional
Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Regional
Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Regional
Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Regional
Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Regional
Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Regional
Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X