Ridwan Kamil Minta Warga Jakarta Tidak Berwisata ke Puncak Bogor

Kompas.com - 16/06/2020, 17:59 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri konferensi pers perkembangan Covid-19 di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Selasa (16/6/2020). KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri konferensi pers perkembangan Covid-19 di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Selasa (16/6/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengimbau kepada warga di DKI Jakarta agat menahan diri untuk tidak berlibur ke wilayah Puncak di Kabupaten Bogor.

Hal itu dikatakan Ridwan untuk menyikapi kawasan Puncak yang dipadati wisatawan pada akhir pekan.

"Kita akan mengetes daerah Puncak. Saya imbau warga Jakarta jangan dulu ke Puncak, karena kita amati pergerakan lalin banyak mobil pelat Jakarta. Kami sedang memastikan agar pentahapan pariwisata ini dimulai dari warga lokal dulu, belum warga di luar Jabar," ujar Emil, sapaan akrabnya, di Mapolda Jabar, Selasa (16/6/2020).

Baca juga: Puncak Bogor Diserbu Wisatawan, Bupati Akui Keterbatasan Petugas

Emil akan melibatkan jajaran Polda Jabar untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan di wilayah Puncak Bogor.

"Jadi, mohon maaf kami akan melakukan random sampling terhadap orang-orang yang weekend akan datang ke daerah Puncak di Bogor. Akan dikoordinasikan dengan Polda," ujar Emil.

Selain itu, Emil menuturkan bahwa akan melakukan pengawasan di stasiun KRL mengingat kembali meningkatnya aktivitas masyarakat di wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi.

Baca juga: Nazaruddin Bebas Bersyarat dari Lapas Sukamiskin


Peningkatan jumlah orang itu berkaitan dengan kebijakan pelonggaran aktivitas di wilayah DKI Jakarta.

"Jadi random sampling ini di pasar, di daerah pariwisata khususnya Puncak dan di stasiun KRL yang menjadi commuter antara Bogor-Jakarta, Depok-Jakarta, dan Bekasi-Jakarta," ujar Emil.

Ia menjelaskan, sikap preventif semacam itu perlu dilakukan untuk menjaga tren positif penurunan kasus Covid-19 di Jawa Barat.

Selama enam pekan terakhir, angka reproduksi Covid-19 di Jawa Barat selalu di bawah angka 1.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesaksian ABK di Kapal China, WNI yang Tewas karena Dianiaya Mandor dengan Besi dan Kayu

Kesaksian ABK di Kapal China, WNI yang Tewas karena Dianiaya Mandor dengan Besi dan Kayu

Regional
Perwira Polisi Dianiaya hingga Tewas, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Perwira Polisi Dianiaya hingga Tewas, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Regional
Jubir Gugus Tugas Simalungun, Istri dan 3 Anak Positif Corona: Kami Dikenalkan Langsung dengan Covid-19

Jubir Gugus Tugas Simalungun, Istri dan 3 Anak Positif Corona: Kami Dikenalkan Langsung dengan Covid-19

Regional
Kasus Penganiayaan Ojol di Pekanbaru Berakhir Damai, Ini Kata Polisi

Kasus Penganiayaan Ojol di Pekanbaru Berakhir Damai, Ini Kata Polisi

Regional
Melacak Penyebaran Covid-19 di Secapa AD, 1.280 Orang Positif Corona, Terungkap Saat Prajurit Periksa Bisul

Melacak Penyebaran Covid-19 di Secapa AD, 1.280 Orang Positif Corona, Terungkap Saat Prajurit Periksa Bisul

Regional
Juru Bicara Gugus Tugas dan Keluarganya Positif Covid-19

Juru Bicara Gugus Tugas dan Keluarganya Positif Covid-19

Regional
Jadi Tersangka, Mandor Kapal China Belum Ditahan, Ini Kata Polisi

Jadi Tersangka, Mandor Kapal China Belum Ditahan, Ini Kata Polisi

Regional
Mengungkap Fakta Nasib WNI di Kapal Lu Huang Yuan Yu 118...

Mengungkap Fakta Nasib WNI di Kapal Lu Huang Yuan Yu 118...

Regional
Begini Kondisi ABK WNI Saat Berada di Kapal China Menurut Polisi

Begini Kondisi ABK WNI Saat Berada di Kapal China Menurut Polisi

Regional
Ini Pengakuan ABK Indonesia di Kapal China, Dianiaya Setiap Hari Soal Perkara Sepele dan Dibuat-buat

Ini Pengakuan ABK Indonesia di Kapal China, Dianiaya Setiap Hari Soal Perkara Sepele dan Dibuat-buat

Regional
Video Viral Rumah Bisa Bergerak dan Berpindah Tempat, Ini Faktanya

Video Viral Rumah Bisa Bergerak dan Berpindah Tempat, Ini Faktanya

Regional
Jasad ABK Indonesia di Freezer Kapal China, Diduga Tewas Dianiaya Mandor

Jasad ABK Indonesia di Freezer Kapal China, Diduga Tewas Dianiaya Mandor

Regional
Baduy Masih Boleh Dikunjungi, Ini Permintaan Warga

Baduy Masih Boleh Dikunjungi, Ini Permintaan Warga

Regional
Catatan KSAD soal Klaster Covid-19 di Secapa AD dan Pusdikpom Bandung

Catatan KSAD soal Klaster Covid-19 di Secapa AD dan Pusdikpom Bandung

Regional
Tagihan Listrik Membengkak, Bupati Probolinggo dan Chef Arnold Ngamuk di Medsos, Begini Ceritanya

Tagihan Listrik Membengkak, Bupati Probolinggo dan Chef Arnold Ngamuk di Medsos, Begini Ceritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X