4 Warga Jatim Edarkan Uang Palsu ke Jakarta hingga Jawa Tengah

Kompas.com - 16/06/2020, 14:51 WIB
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto berikut barang bukti yang berhasil diamankan, saat memberikan penjelasan kepada awak media dalam rilis pengungkapan kasus di halaman Mapolres Gresik. KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHKapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto berikut barang bukti yang berhasil diamankan, saat memberikan penjelasan kepada awak media dalam rilis pengungkapan kasus di halaman Mapolres Gresik.

GRESIK, KOMPAS.com - Polres Gresik menangkap empat pengedar uang palsu berinisial AAS (25), ES (50), NA (48), dan CW (49).

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menjelaskan, pengungkapan berawal saat AAS coba membelanjakan uang palsu pecahan Rp 100.000 di sebuah toko yang ada di Desa Cangkir, Kecamatan Driyorejo, Gresik pada 10 Juni 2020.

Pemilik toko yang curiga akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Driyorejo.

Baca juga: Orangtua Meninggal karena Covid-19, Istri dan Anak Terjangkit, Dokter D: Corona Bukan Rekayasa

 

Setelah diperiksa, uang yang dibelanjakan ternyata palsu. Polisi melakukan penyelidikan dan menangkap AAS.

Hasil dari pemeriksaan terhadap AAS, tiga pelaku lain akhirnya ditangkap, termasuk CW yang berperan sebagai pelaku pembuat uang palsu.

Selain uang palsu, polisi juga menyita sejumlah peralatan pembuat uang palsu di kediaman CW di Kediri.

"Kita juga meminta keterangan dari Bank Indonesia selaku saksi ahli untuk memastikan jika ini memang uang palsu dan sekaligus meminta keterangan terkait peredaran uang palsu," ucap Arief saat rilis pengungkapan kasus di halaman Mapolres Gresik, Selasa (16/6/2020).

Baca juga: Belajar Bisa di Mana Saja, Bahkan ketika Berada di Ruang Isolasi Covid-19

Uang palsu yang disita dari AAS berjumlah Rp 19 juta pecahan Rp 100.000 serta Rp 837.000 uang asli hasil kembalian uang yang sudah dibelanjakan.

Kemudian dari ES uang pecahan Rp 100.000 berjumlah Rp13 juta, dari NA Rp14 juta, dan CW Rp 12 juta serta Rp 3,5 juta uang asli yang diduga hasil kejahatan.

Polisi juga menyita printer, meja sablon berikut bahan pendukung lainnya, pembuat logo di uang palsu, serta kertas yang diduga digunakan sebagai bahan uang palsu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X