Curhat Tenaga Medis Soal Perilaku Warga Saat Masa Transisi, Sedih Banyak yang Salah Tafsir

Kompas.com - 16/06/2020, 09:33 WIB
dr. Sonny Fadli (tengah yang sedang duduk) Foto bersama Residen Obstetri & Ginekologi FK Unair/RSUD dr. Soetomo ISTIMEWA/TRIBUNJATIMdr. Sonny Fadli (tengah yang sedang duduk) Foto bersama Residen Obstetri & Ginekologi FK Unair/RSUD dr. Soetomo

SURABAYA, KOMPAS.com - Kota Surabaya memasuki masa transisi menuju fase new normal atau tatanan kehidupan baru.

Aktivitas masyarakat mulai kembali seperti biasa setelah pertokoan dan perkantoran dibuka kembali.

Bedanya, sebagian besar masyarakat telah menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari di luar rumah.

Tapi, masih ada masyarakat yang beraktivitas seperti biasa, seolah pandemi virus corona baru atau Covid-19 telah pergi.

Hal itu membuat tenaga medis yang berjuang di garis depan menangani pasien Covid-19 sedih.

Baca juga: Tembus 8.053 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Gugus Tugas: Tidak Masalah Angkanya Tinggi

Salah satunya tenaga medis di Graha Amerta RSUD dr Soetomo, Sinta Widiasti (29) yang sedih karena banyak masyarakat yang salah menafsirkan konsep new normal.

"Masyarakat menganggap sekarang sudah benar-benar normal sehingga masih ada banyak orang beraktivitas tanpa mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan." kata Sinta seperti dikutip dari Tribunjatim, Senin (15/6/2020).

Padahal, kata dia, kondisi ini sedang menuju puncak pandemi Covid-19.

"Entah masyarakat tidak tahu atau sudah jenuh dengan kondisi saat ini." kata dia.

Melihat kondisi ini, tenaga medis mulai bersiap dengan kemungkinan peningkatan jumlah pasien positif Covid-19 dalam dua minggu ke depan.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X