Kompas.com - 15/06/2020, 22:11 WIB
Pangeran Sri Negara Kesultanan Pontianak, Syarid Mahmud usai melengkapi keterangannya terkait pernyataan AM Hendropriyono soal Sultan Hamid II, Senin (15/6/2020). KOMPAS.COM/HENDRA CIPTAPangeran Sri Negara Kesultanan Pontianak, Syarid Mahmud usai melengkapi keterangannya terkait pernyataan AM Hendropriyono soal Sultan Hamid II, Senin (15/6/2020).

PONTIANAK, KOMPAS.com - Kesultanan Pontianak, Kalimantan Barat, melengkapi bukti laporan kepada mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono yang menyebut Sultan Hamid II penghianat bangsa dan tak layak dijadikan pahlawan.

Daniel Edward Tangkau, pengacara yang mewakili Kesultanan Pontianak mengatakan, mereka telah menjalani prosedur hukum terkait pelaporan tersebut.

"Prosedur hukum sudah kita jalani, silakan polisi menyelidiki masalah ini dengan benar, dudukan permasalahan hukum dengan benar, itu harapan kami," kata Daniel, Senin (15/6/2020).

Daniel menilai, Sultan Hamid II merupakan sosok yang sangat dihargai dan dihormati seluruh masyarakat Kalbar.

"Siapa yang memviralkan, siapa yang menyebarluaskan, apakah itu betul-betul perkataan Hendropriyono atau tidak, itu semua akan diselidiki sesuai dengan hukum yang berlaku," ujar Daniel.

Baca juga: Hendropriyono Dilaporkan ke Polisi Terkait Video tentang Sultan Hamid II

Sementara itu, Pangeran Sri Negara Kesultanan Pontianak Syarif Mahmud Alkadrie mengatakan, seluruh keluarga besar Keraton Kadariah Pontianak merasa tidak terima dan mengecam pernyataan Hendropriyono.

Dia mempertanyakan dasar Hendropriyono membuat pernyataan seperti itu.

“Kami akan menyiapkan dokumen sejarah untuk membantah seluruh pernyataan Hendropriyono. Satu bundel dokumen itu akan diserahkan ke Polda Kalbar," ucap Mahmud.

Pernyataan Hendropriyono, kata dia, bukan hanya mencemarkan nama baik Sultan Hamid II, tapi juga merupakan penghinaan terhadap masyarakat Kalimantan Barat.

Dia mengimbau masyarakat menahan diri, dan menyerahkan proses hukum kepada pihak kepolisian.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X