Gadis Belia di Lampung Dicabuli Ayah Tirinya Selama 3 Tahun

Kompas.com - 15/06/2020, 17:07 WIB
Ilustrasi pencabulan SHUTTERSTOCKIlustrasi pencabulan

LAMPUNG, KOMPAS.com – Berdalih minta tolong untuk menenangkan sang adik, seorang ayah tiri malah mencabuli sang kakak di dalam kamar.

Modus itu dilakukan oleh SLM (40), warga Kecamatan Bangun Rejo, Lampung Tengah, sebelum dia mencabuli anak tirinya, LD (14) pada Jumat (12/6/2020) sekitar pukul 6.30 WIB.

Kapolsek Bangun Rejo Inspektur Satu (Iptu) Mualimin mengatakan, pelaku ditangkap beberapa jam setelah korban melapor ke mapolsek setempat.

Korban yang trauma menceritakan pencabulan itu kepada ibu kandungnya.

Didampingi sang ibu, korban lalu melapor pada Sabtu (13/6/2020) dengan nomor laporan LP/146-B/VI/2020/Polda Lpg/Res Lamteng/Sek Bajo.

“Pelaku ditangkap di rumahnya pada Sabtu malam sekitar pukul 21.30 WIB,” kata Mualimin dalam keterangan tertulisnya, Senin (15/6/2020).

Baca juga: Terbongkarnya Bapak Cabuli Anak Kandung, Istri Dengar Putrinya Disuruh Kembali Pakai Baju

Berdasarkan keterangan korban, pencabulan terjadi saat korban duduk di depan rumah.

Sang ibu sudah pergi bekerja. Sedangkan pelaku, yang adalah ayah tiri korban, belum berangkat kerja karena masuk agak siang.

“Pelaku memanggil korban dengan mengatakan meminta bantuan momong sang adik yang menangis di dalam kamar,” kata Mualimin.

Korban yang tidak curiga langsung masuk ke kamar untuk menenangkan adiknya yang masih berusia balita.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Regional
2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

Regional
8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

Regional
Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Regional
Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Regional
Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Regional
'Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah' 

"Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah" 

Regional
Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Regional
Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Regional
Dampak Gempa M 5,9 Pangandaran, Puluhan Rumah di Tasik, Garut, hingga Ciamis Rusak

Dampak Gempa M 5,9 Pangandaran, Puluhan Rumah di Tasik, Garut, hingga Ciamis Rusak

Regional
Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Regional
5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

Regional
Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Regional
10 Pegawai PLN Ponorogo Positif Covid-19 Setelah Menerima Tamu dari Surabaya

10 Pegawai PLN Ponorogo Positif Covid-19 Setelah Menerima Tamu dari Surabaya

Regional
Cegah Penularan Covid-19 di Pesantren dengan Protokol Kesehatan Ketat

Cegah Penularan Covid-19 di Pesantren dengan Protokol Kesehatan Ketat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X