Kompas.com - 15/06/2020, 16:13 WIB
Polisi saat mengimbau warga agar menerapkan protokol kesehatan di Kawasan Kintamani, Bangli, Bali. IstimewaPolisi saat mengimbau warga agar menerapkan protokol kesehatan di Kawasan Kintamani, Bangli, Bali.

BANGLI, KOMPAS.com - Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan menegaskan, seluruh obyek wisata di kawasan Kintamani, Bali masih ditutup.

Hal tersebut merespons membludaknya warga yang ke Kintamani untuk liburan pada Minggu (14/6/2020) kemarin.

“Tidak kami pungkiri hari Minggu kemarin mungkin karena euforia new normal masyarakat membludak datang ke Kintamani," kata Aryawan, dalam keterangan tertulis, Senin (15/6/2020).

Membludaknya warga yang ke Kintamani ini, kata dia, akan menjadikannya sebagai bahan evaluasi.

Baca juga: Waspada Gelombang Kedua Covid-19, Alasan Bali Tak Buru-buru Buka Pariwisata

Pihaknya akan menertibkan tempat parkir, rumah makan, dan kafe yang tidak menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Saat ini, aturan di tempat-tempat tersebut yakni 50 persen dari kapasitas. Kemudian mereka diwajibkan menerapkan protokol kesehatan terhadap Covid-19.

Saat ini, Polres Bangli menyiagakan 78 personelnya untuk mengimbau masyarakat agar mematuhi protokol Covid-19, khususnya dalam penerapan physical distancing.

Aryawan menambahkan, pihaknya telah mengumpulkan seluruh pelaku pariwisata baik pemilik restoran, rumah makan, kafe dan tempat wisata di Kintamani untuk menyosialisasikan protokol kesehatan menjelang pemberlakuan new normal.

Baca juga: Update Covid-19 Bali 14 Juni: Tambah 14 Pasien Sembuh, Transmisi Lokal Meningkat

Ia menegaskan, sesuai dengan imbauan Gubernur Bali tanggal 8 Juni 2020, bahwa seluruh tempat hiburan dan objek wisata belum dibuka.

"Bahwa new normal jangan diartikan sebagai kebebasan dalam melakukan aktivitas, tetapi harus diartikan oleh masyarakat untuk meningkatkan disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan Covid-19,” kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X