Dua Bocah 5 Tahun Dibunuh dengan Sadis, Pelakunya Paman Sendiri

Kompas.com - 15/06/2020, 14:49 WIB
Pelaku pembunuhan dua bocah dan menganiaya pengendara roda dua di desa Sumillin, Kecamatan Masamba, Luwu Utara  berhasil dibekuk polisi, Senin (15/06/2020) Dok Humas Polres Luwu UtaraPelaku pembunuhan dua bocah dan menganiaya pengendara roda dua di desa Sumillin, Kecamatan Masamba, Luwu Utara berhasil dibekuk polisi, Senin (15/06/2020)

LUWU UTARA, KOMPAS.com – Dua orang bocah yang sedang bermain di Desa Sumillin, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan tiba-tiba dibunuh dengan parang oleh seorang pemuda berinisial AB (30). Kedua bocah tersebut adalah I (5) dan S (5).

Kasat Reskrim Polres Luwu Utara, Akp Syamsul Rijal mengatakan, kedua korban sedang bermain tiba-tiba pelaku datang dari arah rumahnya dan membawa sebilah parang.

“Kejadiannya pada Minggu (14/6/2020) kemarin, sekitar pukul 08.00 WITA,  pada saat itu pelaku berdekatan dengan korban  bernama I dan langsung memaranginya pada bagian kepala belakang hingga jatuh ke parit dan meninggal dunia" kata Syamsul, saat dikonfirmasi, Senin (15/6/2020).

Baca juga: Anggota Polisi Bunuh Diri di Depan Adik akibat Depresi Terlilit Utang

Lanjut Syamsul, setelah membunuh korban I dengan parang, pelaku kemudian kembali menghampiri S dan melakukan hal yang sama.

"Setelah memarangi I, pelaku juga menganiaya S di bagian leher belakang dengan parang dan meninggal dunia,” ucap Syamsul.

Tidak berselang lama kemudian, pelaku juga menganiaya seorang pengendara roda dua bernama Ramlan (37).

“Setelah menganiaya dengan parang kedua bocah tersebut, salah seorang warga bernama Ramlan yang sedang melintas menggunakan motor dan dekat dari pelaku,dibacok dan mengenai telinga dan kaki korban, akibatnya Ramlan harus dilarikan ke Rumah Sakit Hikmah Masamba untuk menjalani perawatan medis,” ujar Syamsul.

Baca juga: Pria Asal Kalsel Ini Kabur ke Kaltim Usai Bunuh Adik Rekannya

Di hari yang sama, personil Polsek Masamba, Polres Luwu Utara turun ke lokasi mengamankan pelaku pembunuhan 2 bocah tersebut.

“Sekitar pukul 09.00 Wita personil Polsek Masamba yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Masamba Iptu Budi Amin, mendatangi lokasi tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan dan mengamankan pelaku ke Mako Polres Luwu Utara,” jelas Syamsul.

Pelaku dan korban masih hubungan keluarga

Syamsul  menyebut, pelaku dan korban masih memiliki hubungan keluarga yang dekat yakni I merupakan keponakan langsung pelaku.

“Bapak dari I bersaudara kandung dengan AB, begitupun dengan korban S yang merupakan anak dari mantan Kepala Desa Sumillin bernama Irdan juga masih memiliki hubungan keluarga, termasuk  Ramlan juga memiliki hubungan keluarga dengan pelaku yakni kakak sepupu,” tutur Syamsul.

Sementara Kapolsek Masamba, Iptu Budi Amin, mengatakan pelaku pernah dirawat di Rumah Sakit (RS) Dadi Makassar pada tahun 2013 silam karena mengalami gangguan jiwa.

“Pelaku pernah dirawat di Rumah Sakit Dadi Makassar selama satu bulan, pada tahun 2013 karena stress atau alami gangguan jiwa,” jelas Budi.

 

 

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X