Cerita Warga Bogor yang Kerja di Jakarta: Naik Bus Gratis, Enggak Tahu Sampainya Kapan...

Kompas.com - 15/06/2020, 12:49 WIB
Sejumlah penumpang tampak duduk berjarak di dalam layanan bus gratis tujuan Jakarta, di Stasiun Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (15/6/2020). KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANSejumlah penumpang tampak duduk berjarak di dalam layanan bus gratis tujuan Jakarta, di Stasiun Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (15/6/2020).

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Matahari belum sepenggalah meninggalkan peraduannya. Namun suasana di Stasiun Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sudah tampak sibuk.

Senin (15/6/2020) pagi yang kedua ini sungguh berbeda sejak dibukanya aktivitas kerja perkantoran di wilayah DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

Langkah warga yang tampak sibuk menuntun sebagian mereka untuk masuk ke pintu tap-in elektronik tiket.

Tapi di sisi lain, ada layanan bus gratis yang ditempatkan di seberang jalan di stasiun tersebut.

Warga yang tadinya berada di dalam stasiun sebagian memilih untuk menggunakan layanan bus yang bertuliskan "bus sekolah gratis"

Petugas juga terlihat sigap melakukan pengecekan suhu tubuh bagi penumpang sebelum menaiki bus warna orange tersebut.

Baca juga: Penumpang KRL Bogor Menumpuk, Bima Arya Minta Pemprov DKI Atur Jam Kerja Karyawan


20 bus gratis di Stasiun Cilebut dan Bojonggede

Bus gratis ini disediakan sebanyak 20 unit, dibagi dua khusus di Stasiun Cilebut dan Bojonggede.

Tujuan layanan bus gratis ini untuk meminimalkan lonjakan penumpang KRL agar tidak terjadi penyebaran Covid-19.

Terutama di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) proporsional di wilayah Kabupaten Bogor.

Untuk menghindari penularan virus Covid-19, bus ini juga menerapkan protokol kesehatan seperti tanda jarak di kursi bus.

Seorang penumpang, Yuli mengaku bahwa apa yang terjadi di pagi hari ini akan menjadi penentu di jam kerja berikutnya.

Pasalnya, kata dia, kondisi Senin sebelumnya berbanding terbalik dengan yang terjadi hari ini.

Baca juga: Penumpang Tunggu KRL hingga 5 Jam di Stasiun Rangkasbitung, Ini Penjelasan KCI

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Terkini Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, 1 Rumah di Ciamis Rusak, Getaran Terasa hingga Banyumas

Fakta Terkini Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, 1 Rumah di Ciamis Rusak, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Bacok Istri dan Mertua karena Digugat Cerai, Residivis Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Bacok Istri dan Mertua karena Digugat Cerai, Residivis Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Regional
Tiga Perumahan di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.100 Jiwa Mengungsi

Tiga Perumahan di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.100 Jiwa Mengungsi

Regional
Akhir Perjalanan Perwira Polisi yang Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram

Akhir Perjalanan Perwira Polisi yang Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Satu Rumah Warga di Ciamis Rusak

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Satu Rumah Warga di Ciamis Rusak

Regional
Wali Kota Tasikmalaya: Biarlah Saya Ditahan KPK, tapi...

Wali Kota Tasikmalaya: Biarlah Saya Ditahan KPK, tapi...

Regional
Diharapkan Ungguli Thailand, Sirkuit MotoGP Mandalika Incar 2 Hal Ini

Diharapkan Ungguli Thailand, Sirkuit MotoGP Mandalika Incar 2 Hal Ini

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan PVMBG

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan PVMBG

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Regional
Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Regional
Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Regional
Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Regional
Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X