Niat Ingin Viral, Justru Berujung Urusan Polisi dan Dihujat Warganet

Kompas.com - 14/06/2020, 15:50 WIB
Capture video viral pelajar melakukan aksi nekat standing motor depan polantas di Jalan Yos Sudarso,  Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, Rabu (10/6/2020) lalu. Dok. IstimewaCapture video viral pelajar melakukan aksi nekat standing motor depan polantas di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, Rabu (10/6/2020) lalu.

KOMPAS.com- Aksi freestyle sejumlah pelajar di Pekanbaru menjadi viral di media sosial. Pasalnya, aksi tersebut dilakukan di depan anggota Polantas yang tengah bertugas.

Akibatanya, ketiga pelajar berinisial RV (17), RIP (17), dan YN (18), terpaksa diamankan dan kena tilang. 

"Berdasarkan video viral kami melakukan pendalaman sehingga didapati alamat ketiga orang yang masih berstatus sebagai pelajar," kata Kasatlantas Polresta Pekanbaru Kompol Emil Eka Putra kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Minggu (14/6/2020).

Baca juga: Fakta Video Viral Polisi Prank Pencuri, Dikira Teman hingga Hilangkan Jenuh

Emil menjelaskan, ketiga pelajar itu beraksi di di Jalan Yos Sudarso tepat di depan Stadion Kaharuddin Nasution, Kecamatan Rumbai.

Para pelajar pun dijerat dengan Pasal 297 Jo Pasal 115 huruf b UU nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas.

Dalam video yang beredar luas, RV dan RIP tampak standing menggunakan motor matic saat beraksi. Lalu, YN merekam video aksi mereka.

Setelah diunggah ke media sosial oleh akun Instagram @pkucity, video tersebut dilihat setidaknya 43.213 kali, serta mendapat 299 komentar.

Pejabat joget di meja kantor 

screenshot video tik tok pejabat dinas Pemkab Bondowoso yang menjadi soroatan warga   screenshot/Kompas.com screenshot video tik tok pejabat dinas Pemkab Bondowoso yang menjadi soroatan warga

Belum lama ini, tepatnya pada Jumat (12/6/2020), warganet juga dibuat heboh dengan aksi tarian ular Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga Pemkab Bondowoso, Jawa Timur, Harry Patriantono.

Harry membuat video TikTok dengan memperagakan meniup seruling tarian ular sambil berdiri di atas meja kantornya.

Lalu, seorang perempuan yang berada di bawah ikut menari bersama Harry.

Baca juga: Videonya Viral, Remaja yang Freestyle Depan Polantas Terancam Pasal Balap Liar

Video tersebut diunggah oleh akun @ayuismail33, berdurasi 17 detik.

Tak  hanya itu, di video keduanya, Harry tampak duduk di meja sambil mengangkat kakinya. Sedangkan, perempuan berdiri di meja di belakangnya sambil menari mengikuti irama musik.

Setelah viral, dan mendapat kritik sejumlah warganet di media sosial, Harry mengaku khilaf dan meminta maaf. 

“Karena saya sebagai seorang pejabat, di mana saya harus jadi contoh, disitulah khilafnya saya, salahnya saya,” terang dia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah dan 2 Mobil Milik Pejabat Daerah Terbakar, Sebulan Sebelumnya Diancam Akan Dicelakai

Rumah dan 2 Mobil Milik Pejabat Daerah Terbakar, Sebulan Sebelumnya Diancam Akan Dicelakai

Regional
Banjir di Purbalingga Capai 1 Meter, 250 Keluarga Bertahan di Rumah

Banjir di Purbalingga Capai 1 Meter, 250 Keluarga Bertahan di Rumah

Regional
Bali Catatkan Rekor Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Didominasi Klaster Politeknik

Bali Catatkan Rekor Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Didominasi Klaster Politeknik

Regional
Soal Isu Mundur Jika Terpilih Bupati Tanah Bumbu, Zairullah: Ini Fitnah

Soal Isu Mundur Jika Terpilih Bupati Tanah Bumbu, Zairullah: Ini Fitnah

Regional
Pemda DIY Minta NIK Guru MAN 22 Palmerah yang Positif Covid-19 Usai ke Yogya

Pemda DIY Minta NIK Guru MAN 22 Palmerah yang Positif Covid-19 Usai ke Yogya

Regional
Polisi Sebut Motif Pelaku Penembakan Mobil Alphard di Solo karena Masalah Bisnis

Polisi Sebut Motif Pelaku Penembakan Mobil Alphard di Solo karena Masalah Bisnis

Regional
Gunung Ile Lewotolok Terus Keluarkan Erupsi Disertai Suara Gemuruh

Gunung Ile Lewotolok Terus Keluarkan Erupsi Disertai Suara Gemuruh

Regional
'Jangan Sampai Rumah Sakit Sibuk Merawat, Masyarakat Tetap Berkumpul, Ini Bom Waktu'

"Jangan Sampai Rumah Sakit Sibuk Merawat, Masyarakat Tetap Berkumpul, Ini Bom Waktu"

Regional
Satu Lagi Guru SMPN 3 Jekulo Kudus Meninggal karena Corona, Total Jadi 4

Satu Lagi Guru SMPN 3 Jekulo Kudus Meninggal karena Corona, Total Jadi 4

Regional
Polisi Geledah Rumah Pelaku Penembakan Mobil Alphard, Amankan Satu Senpi Laras Panjang

Polisi Geledah Rumah Pelaku Penembakan Mobil Alphard, Amankan Satu Senpi Laras Panjang

Regional
Pemuda Ini Tewas Tersambar Petir Saat Berada di Kebun

Pemuda Ini Tewas Tersambar Petir Saat Berada di Kebun

Regional
Jadi Misteri 7 Tahun, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Terungkap dari Motor Sport

Jadi Misteri 7 Tahun, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Terungkap dari Motor Sport

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Desember 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Desember 2020

Regional
42 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Gunungkidul Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

42 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Gunungkidul Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X