Prank Pencuri Kabel Jadi Viral, Polisi: untuk Hilangkan Kejenuhan

Kompas.com - 14/06/2020, 13:05 WIB
Tim Naga Polres Pangkalpinang saat prank pelaku pencurian kabel listrik PLN. Polres Pangkal PinangTim Naga Polres Pangkalpinang saat prank pelaku pencurian kabel listrik PLN.

KOMPAS.com - Aksi prank Tim Naga Polres Pangkalpinang, Kepulauan Bangaka Belitung, saat menangkap A alias AS, anggota komplotan pencuri kabel listrik PLN, menjadi viral di media sosial.

Dalam video tersebut, tersangka berinisial A alias AS yang tengah tertidur di rumah kontrakannya di daerah Selindung, sempat menduga dirinya didatangi oleh rekan-rekannya.

Namun ternyata, aparat kepolisian yang datang untuk menangkap dirinya, Jumat (12/6/2020).

"Malam itu ada dua kasus yang kami ungkap, pencurian kabel dan ranmor. Lumayan lelah juga anggota sehingga waktu yang terakhir ini nyanyilah sama-sama buat penutup," kata Kepala Satuan Reskrim Polres Pangkalpinang AKP M Adi Putra saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (14/6/2020).

Baca juga: Pamit Panen Sayur, Seorang Ayah Ditemukan Gantung Diri di Kebun, Polisi: Diduga Terjerat Utang

Lebih lanjut, Adi menjelaskan, aksi prank itu hanyalah pelepas lelah dan untuk memberi semangat petugas.

"Untuk menghilangan kejenuhan dan ice breaking, semua anggota saya kasih semangat agar selalu melaksanakan tugas dengan hati selalu bahagia dan jangan dijadikan beban," ujar Adi.

Setelah diamankan, A segera digelandang ke kantor polisi untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif. 

Baca juga: Pencuri Kabel Kena Prank Polisi, Dinyanyikan Selamat Ulang Tahun, lalu Diborgol

Menurut Adi, sebelum menangkap A, polisi telah mengamankan lima pelaku lainnya. Komplotan tersebut diduga spesialis pencuri kabel listrik PLN.

Dari pengakuan A, warga asal Lampung, dirinya telah mencuri kabel senilai Rp 336 juta dari 21 TKP.

Sementara itu, dari hasil penyelidikan, para pelaku mencuri kabel tembaga sepanjang 30 sampai 45 meter setiap kali beraksi.

Oleh para pelaku, kabel tersebut kemudian dilebur dan dijual sebagai barang logam.

Dalam penangkapan, polisi amankan barang bukti, antara lain kabel, mobil minibus warna merah, dan alat pemotong besi.

Para pelaku terancam Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman lima tahun penjara.

(Penulis: Kontributor Pangkalpinang, Heru Dahnur | Editor: David Oliver Purba)



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cek Kesehatan Calon Kepala Daerah Bangka Belitung Kini Tak Lagi di Jakarta

Cek Kesehatan Calon Kepala Daerah Bangka Belitung Kini Tak Lagi di Jakarta

Regional
Bupati Probolinggo Tak Larang Warga Gelar Lomba Saat 17 Agustus, Ini Syaratnya

Bupati Probolinggo Tak Larang Warga Gelar Lomba Saat 17 Agustus, Ini Syaratnya

Regional
'Korban dan Buaya Sempat Muncul ke Permukaan Air, Lalu Masuk Kembali dan Menghilang'

"Korban dan Buaya Sempat Muncul ke Permukaan Air, Lalu Masuk Kembali dan Menghilang"

Regional
Kebakaran Lahan di Ogan Ilir Kian Meluas, Drone Dikerahkan Awasi Pelaku Pembakaran

Kebakaran Lahan di Ogan Ilir Kian Meluas, Drone Dikerahkan Awasi Pelaku Pembakaran

Regional
Mendagri Tito: Petahana yang Tak Serius Tangani Covid-19 Tidak Usah Dipilih

Mendagri Tito: Petahana yang Tak Serius Tangani Covid-19 Tidak Usah Dipilih

Regional
Perjalanan Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik, Ditangkap Tanpa Perlawanan di Kampung Halaman

Perjalanan Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik, Ditangkap Tanpa Perlawanan di Kampung Halaman

Regional
Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik Ngaku sejak Kecil Tertarik Lihat Orang Dibungkus Selimut

Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik Ngaku sejak Kecil Tertarik Lihat Orang Dibungkus Selimut

Regional
Cerita Indriana Kebal Diejek karena Tinggal di Kandang Ayam, Ingin Sekolah dan Belikan Ibu Rumah

Cerita Indriana Kebal Diejek karena Tinggal di Kandang Ayam, Ingin Sekolah dan Belikan Ibu Rumah

Regional
2 Oknum Polisi Pengedar Narkoba Ditembak karena Melawan Saat Ditangkap

2 Oknum Polisi Pengedar Narkoba Ditembak karena Melawan Saat Ditangkap

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita Haru Siswi SMK Tinggal di Bekas Kandang Ayam | Kesaksian Ibu Kehilangan Bayi di Rumah Sakit

[POPULER NUSANTARA] Cerita Haru Siswi SMK Tinggal di Bekas Kandang Ayam | Kesaksian Ibu Kehilangan Bayi di Rumah Sakit

Regional
Cerita Nurul, Ibu Hamil yang Didorong Begal hingga Jatuh dari Motor

Cerita Nurul, Ibu Hamil yang Didorong Begal hingga Jatuh dari Motor

Regional
Saat Buronan Narkoba Dilindungi, Petugas BNNK Dipukuli dan Mobil Digulingkan Secara Anarki

Saat Buronan Narkoba Dilindungi, Petugas BNNK Dipukuli dan Mobil Digulingkan Secara Anarki

Regional
Ini Penyebab Sopir Ambulans Mengantar Jenazah Covid-19 dari Jatim ke Jakarta...

Ini Penyebab Sopir Ambulans Mengantar Jenazah Covid-19 dari Jatim ke Jakarta...

Regional
Guru Ngaji Diduga Cabuli Muridnya, Polisi: Masih Didalami karena Tidak Ada Saksi

Guru Ngaji Diduga Cabuli Muridnya, Polisi: Masih Didalami karena Tidak Ada Saksi

Regional
Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X