Beli Gorengan Pakai Uang Palsu Rp 50.000, Tiga Remaja Ditangkap

Kompas.com - 13/06/2020, 10:45 WIB
Tim Polres Aceh Timur, menangkap  pengedar uang palsu di Kabupaten Aceh Timur, Jumat (12/6/2020). Polres Aceh TimurTim Polres Aceh Timur, menangkap pengedar uang palsu di Kabupaten Aceh Timur, Jumat (12/6/2020).

ACEH TIMUR, KOMPAS.com – Tim Polres Aceh Timur, menangkap enam orang pengedar uang palsu di Kabupaten Aceh Timur, Jumat (12/6/2020). Tiga di antaranya masih anak di bawah umur. 

Mereka berinisial AN (15), SA (16), Rz (16), MT (35), AM (34) dan NS (34), semuanya warga Desa Baro, Kecamatan Samudra, Kabupaten Aceh Utara.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Timur, AKP Dwi Arys Purwoko, lewat keterangan tertulis menyebutkan awalnya mereka menangkap tiga pelaku yaitu AN, SA dan RZ di salah satu warung di Desa Matang Kumbang, Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur.

Baca juga: Menganggur karena Wabah, Buruh Bangunan Belajar Buat Uang Palsu dari YouTube

“Mereka membeli gorengan dengan pecahan Rp 50.000. Padahal harga pisang goreng itu hanya Rp 5.000,” kata AKP Dwi melalui keterangan pers, Jumat (12/06/2020). 

Lalu, pemilik warung curiga uang itu palsu dan mencari pelaku. Namun mereka telah pergi dari lokasi.

“Mereka kehabisan bensin menuju Aceh Utara. Dari sanalah kita tangkap. Mereka juga mengakui perbuatannya,” sebutnya.

Lalu dari keterangan ketiganya, mereka menangkap MT, NS dan AM.

Baca juga: Mobil Berisi 29.600 Lembar Uang Palsu Tertangkap di Pos PSBB Tasikmalaya

Satu pelaku masih buron

“Mereka mengaku uang itu milik HS. Sekarang HS ini kita buru dia sudah dimasukan dalam DPO Polres Aceh Timur,” terang Dwi.

Barang bukti uang palsu yang disita berupa 13 lembar uang pecahan Rp 50.000, dan satu unit sepeda motor.

”Mereka dijerat dengan Pasal 26 Ayat (2) dan (3) junto Pasal 36 Ayat (2) Dan (3) Undang undang Nomor 7 Tahun 2011 Tentang Mata Uang junto Undang undang Namor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak,” pungkasnya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Bus Sugeng Rahayu Alami Kecelakaan di Ngawi

Kronologi Bus Sugeng Rahayu Alami Kecelakaan di Ngawi

Regional
Belasan Kantor di Denpasar Jadi Klaster Penularan Covid-19

Belasan Kantor di Denpasar Jadi Klaster Penularan Covid-19

Regional
6 Bulan Tutup, KA Rute Kertapati-Lubuklinggau PP Kembali Beroperasi

6 Bulan Tutup, KA Rute Kertapati-Lubuklinggau PP Kembali Beroperasi

Regional
Cabuli Gadis yang Ditilang, Oknum Polisi Lalu Lintas Terancam Dipecat

Cabuli Gadis yang Ditilang, Oknum Polisi Lalu Lintas Terancam Dipecat

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 21 September 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 21 September 2020

Regional
Penembakan Pendeta Yeremia Zanambani hingga Desakan Membentuk Tim Investigasi

Penembakan Pendeta Yeremia Zanambani hingga Desakan Membentuk Tim Investigasi

Regional
PNS RSUD Bantaeng Ditangkap Saat Sedang Pesta Sabu

PNS RSUD Bantaeng Ditangkap Saat Sedang Pesta Sabu

Regional
Mantan Wali Kota Yogyakarta Herry Zudianto Positif Covid-19

Mantan Wali Kota Yogyakarta Herry Zudianto Positif Covid-19

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 21 September 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 21 September 2020

Regional
Sebelum Tabrak Polwan hingga Tewas, Wabup Yalimo Konsumsi 4 Botol Minuman Beralkohol

Sebelum Tabrak Polwan hingga Tewas, Wabup Yalimo Konsumsi 4 Botol Minuman Beralkohol

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 21 September 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 21 September 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 21 September 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 21 September 2020

Regional
Jelang Berakhirnya PSBB Banten, Operasi Yustisi Jaring 2.421 Pelanggar

Jelang Berakhirnya PSBB Banten, Operasi Yustisi Jaring 2.421 Pelanggar

Regional
Masker Scuba Dilarang, Bagaimana Proyek 10 Juta Masker Pemprov Jabar?

Masker Scuba Dilarang, Bagaimana Proyek 10 Juta Masker Pemprov Jabar?

Regional
Sopir Mengantuk, Bus Sugeng Rahayu Hantam Pohon dan Masuk Parit

Sopir Mengantuk, Bus Sugeng Rahayu Hantam Pohon dan Masuk Parit

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X