14 Tenaga Medis Positif Covid-19, RSUD Tulehu Ditutup Selama 14 Hari

Kompas.com - 12/06/2020, 20:49 WIB
Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku, Kasrul Selang saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Jumat malam (12/6/2020) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYKetua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku, Kasrul Selang saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Jumat malam (12/6/2020)

AMBON, KOMPAS.com - Rumah Sakit Umum Daerah dr Ishak Umarela yang berada di Desa Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah, ditutup selama 14 hari ke depan.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku Kasrul Selang mengatakan, penutupan itu dilakukan setelah 14 tenaga medis termasuk direktur rumah sakit tersebut dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 pada Jumat (12/6/2020).

Baca juga: Tambah 57 Pasien Positif Covid-19, Rekor Tertinggi Penambahan Kasus di Maluku

“Jadi dengan terpaparnya 14 tenaga medis di RS Telehu, perintah  pimpinan kita langsung tutup sementara RSU selama 14 hari,” kata Kasrul di Kantor Gubernur Maluku, Jumat (12/6/2020) malam.

Selama penutupan, tim gugus tugas akan melakukan sterilisasi di area rumah sakit tersebut.

Meski ditutup, rumah sakit itu tetap merawat 14 tenaga medis yang positif terinfeksi Covid-19 tersebut. Mereka tidak menerima pasien lain.

“Langkah awal kita langsung sterilisasi. Setelah itu rumah sakit tidak lagi menerima pasien umum, hanya tenaga medis yang positif itu saja, mereka semua dirawat disitu,” katanya.

Gugus tugas juga akan melakukan rapid test Covid-19 massa terhadap seluruh pegawai dan tenaga medis di rumah sakit itu.

Kasrul menyebut, hal itu dilakukan untuk memastikan tak ada lagi tenaga medis yang terinfeksi Covid-19.

“Ada sekitar 250 sampai 300 di sana (rumah sakit) yang harus rapid test, jadi nanti kita cari lokasi karantina juga,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, 14 tenaga medis dan empat keluarga mereka dinyatakan positif Covid-19 pada Jumat.

Baca juga: 14 Tenaga Medis RSUD Tulehu Positif Covid-19, Seluruh Pegawai Bakal Jalani Rapid Test

Para tenaga medis itu dirawat di ruang isolasi RSUD Tulehu. Mereka diduga terpapar saat merawat pasien di tenda darurat di rumah sakit tersebut.

Saat ini, terdapat tenda darurat yang digunakan sebagai ruang perawatan di RSUD Tulehu. Tenda itu didirikan karena sejumlah ruangan RSUD Tulehu rusak parah akibat gempa pada September 2019.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X