Sekeluarga di Tangerang Ditemukan Tewas, Diduga Ayah Gantung Diri Setelah Bunuh 2 Anaknya

Kompas.com - 12/06/2020, 15:05 WIB
Rumah yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan berdarah yang melibatkan dua anak dan ayahnya yang diduga menjadi pelaku di Kampung Sukamantri RT 02/09, Desa Gembong, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Kamis (11/6/2020). Istimewa/dokumentasi Polsek Balaraja/ tribunjakartaRumah yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan berdarah yang melibatkan dua anak dan ayahnya yang diduga menjadi pelaku di Kampung Sukamantri RT 02/09, Desa Gembong, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Kamis (11/6/2020).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Polisi memeriksa LM istri korban, R yang ditemukan tewas bersama dua anaknya yang berusia 13 tahun dan 3 tahun di rumah mereka di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (11/6/2020).

"Ya, (istri korban) masih dalam lidik," kata Kapolsek Balaraja, AKP Teguh Kuslantoro pada Kamis (11/6/2020) dilansir dari Tribunnews.

Namun ia tidak menjelaskan hasil pemeriksaan dari istri korban tersebut.

Baca juga: Fakta Tragedi Satu Keluarga Tewas di Tangerang, Ada Suara Ledakan dan Diduga Dibunuh

Teguh mengatakan pihaknya masih fokus menunggu proses autopsi terhadap tiga jenazah yang saat ini ada di RSU Balaraja, Kabupaten Tangerang.

"Kami menunggu hasil otopsi. Sekarang masih berjalan," ungkapnya.

Tak hanya itu, Polisi juga mengumpulkan sejumlah barang bukti di rumah korban.

Baca juga: Detik-detik Satu Keluarga Tewas di Tangerang, Awalnya Terdengar Suara Cekcok, lalu Suara Ledakan

Diduga gantung diri setelah bunuh dua anaknya

Ilustrasi gantung diri.SHUTTERSTOCK Ilustrasi gantung diri.
Kapolsek Balaraja, AKP Teguh Kuslantoro mengatakan kasus tersebut dipicu karena masalah keluarga.

Sebelum peristiwa tersebut, R dan LM istrinya terlibat pertengkaran hebat pada Rabu (10/6/2020) malam.

Pertengkaran mereka kemudian dilerai pihak keluarga.

LM kemudian keluar rumah dan pulang ke orangtua kandungnya yang jaraknya tak jauh dari rumah yang ia tempati dengan suaminya serta anak-anaknya.

Sementara R mengunci diri di dalam rumah bersama dua anaknya.

Baca juga: Warga Sempat Dengar Suara Ledakan Sebelum Ditemukannya Sekeluarga Tewas di Tangerang

Kamis (11/6/2020) dini hari sekitar pukul 01.30, warga sekitar dikagetkan dengan suara ledakan dari dalam rumah korban.

Warga pun mendobrak rumah yang terkunci. Di dalam rumah, terlihat api menyala pada tumpukan limbahh plastik.

Warga pun berusa memadamkan api tersebut.

Saat itu, mereka menemukan R tergantung di dalam kamar depan sebelah kanan di atas tumpukan limbah.

Sementara anak pertamanya berinsial NC ditemukan tewas terbaring di kamar depan sebelah kiri dengan tali masih terikat pada leher.

Baca juga: Sekeluarga Ditemukan Tewas di Tangerang, 2 Orang Tergantung dan 1 Bocah Tenggelam di Drum

Anak keduanya, GAB yang masing berusia 3 tahun tewas di dalam tong air dengan posisi kaki di atas.

Melihat kejadian tersebut, warga langsung melapor ke Polsek Balaraja.

"Diduga alm R (pelaku) terlebih dahulu melakukan pembunuhan terhadap anaknya pertamanya dengan cara melilitkan tali tambang ke leher almarhum NC dan memasukan anak keduanya almarhum GAB ke dalam tong berisi air dengan posisi kepala di bawah kaki ke atas."

"Setelah meninggal, pelaku melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri dengan menggunakan tali tambang," jelas Teguh.

Di lokasi kejadian, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Merk Honda Blade Nopol A 2672 VL milik pelaku yang diambil bensinnya untuk membakar rumahnya, 1 buah gunting, dan dua ponsel yang ada di lokasi kejadian.

Baca juga: Gara-gara Bertengkar dengan Pacar, Siswi SMK Nekat Bunuh Diri

Kontak bantuan

Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu. Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri.

Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada. Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:

https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Acep Nazmudin | Editor: Farid Assifa)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polisi Periksa Istri Korban Usut Kasus Kematian Ayah dan 2 Anak di Tangerang



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

172 Tahun Hilang, Burung Pelanduk Kalimantan Kembali Ditemukan Warga, Difoto Lalu Dilepaskan

172 Tahun Hilang, Burung Pelanduk Kalimantan Kembali Ditemukan Warga, Difoto Lalu Dilepaskan

Regional
Gegara Suara Klakson, Devian Basry Dipukul Oknum TNI hingga Babak Belur

Gegara Suara Klakson, Devian Basry Dipukul Oknum TNI hingga Babak Belur

Regional
Tersinggung Ditanyai Kunci Motor, Seorang Kakek Aniaya Pekerja Bangunan Hingga Tewas

Tersinggung Ditanyai Kunci Motor, Seorang Kakek Aniaya Pekerja Bangunan Hingga Tewas

Regional
Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Regional
Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Regional
Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Regional
Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Regional
Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Regional
Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Regional
Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Regional
2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X