"Tak Ada Corona di Surabaya, Saya Akan Hirup Mulut Pasien Covid-19 di Rumah Sakit"

Kompas.com - 12/06/2020, 09:07 WIB
Ilustrasi Covid-19, Virus Corona ShutterstockIlustrasi Covid-19, Virus Corona

KOMPAS.com - Warga Surabaya dibuat heboh dengan aksi seorang seniman berinisial TM yang mengatakan bahwa wabah corona sudah tak ada.

Dalam rekaman video berdurasi 5 menit yang menjadi viral di media sosial, TM mengatakan, wabah corona adalah akal-akalan pemerintah untuk memboroskan anggaran.

Untuk membuktikannya, TM mengaku berani untuk menghirup udara dari mulut pasien positif Covid-19 di rumah sakit.

"Kalau ada yang masih terpapar, saya akan bertanggung jawab. Saya akan mencoba, saya akan datang ke rumat sakit kalau diminta pemerintah. Saya menyedot Covid-19. Kalau saya tidak mati, berarti sudah tidak ada corona," ujar TM.

Baca juga: Fakta Tragedi Satu Keluarga Tewas di Tangerang, Ada Suara Ledakan dan Diduga Dibunuh

Akibat aksinya itu, pada Rabu (10/6/2020), TM dipanggil Polda Jawa Timur untuk dimintai keterangan.

"Sampai hari ini masih berstatus saksi," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, Kamis (11/6/2020). 

Dalam kasus ini, polisi juga melibatkan saksi ahli untuk menganalisis pernyataan TM di media sosial. 

Seperti diketahui, dalam video yang beredar, TM mengkritik penanganan corona hanya membuat kepanikan warga.

"Saya melihat petugas hanya berkeliling-keliling menghabiskan anggaran negara," ujarnya dalam video yang beredar.

TM juga diketahui pernah mendaftar jadi bakal calon wakil wali Kota Surabaya melalui jalur independen. 

(Penulis: Kontributor Surabaya, Achmad Faizal | Editor: David Oliver Purba)

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X