Bikin Seminar "Online" soal Papua, Ketua Pers Mahasiswa Unila Diteror OTK

Kompas.com - 11/06/2020, 20:56 WIB
Ketua LPM Teknokra Unila, Chairul melaporkan pengancaman yang diterimanya ke Polda Lampung, Kamis (11/6/2020). Ancaman itu diterima lantaran LPM Teknokra mengadakan diskusi daring terkait isu Papua. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYAKetua LPM Teknokra Unila, Chairul melaporkan pengancaman yang diterimanya ke Polda Lampung, Kamis (11/6/2020). Ancaman itu diterima lantaran LPM Teknokra mengadakan diskusi daring terkait isu Papua.

LAMPUNG, KOMPAS.com - Ketua Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Teknokra Universitas Lampung (Unila) diancam orang tak dikenal (OTK) lantaran mengadakan diskusi online (daring) mengenai isu rasisme terhadap Papua.

Ancaman itu diterima Ketua LPM Teknokra Chairul Rahman Arif (Irul) pada Rabu (10/6/2020) malam.

Diskusi daring itu rencananya akan digelar pada Kamis (11/6/2020) pukul 19.00 WIB di akun YouTube LPM Teknokra.

Baca juga: Kasus Gratifikasi Rp 100 Miliar, Bupati Nonaktif Lampung Utara Dituntut 10 Tahun Penjara

Ancaman disertai data pribadi dan orangtua

Irul mengatakan, ancaman itu masuk ke aplikasi WhatsApp miliknya dengan mengirimkan tangkapan layar berupa data pribadi dan orangtuanya.

Pengirim pesan tanpa berfoto profil itu menulis, "Jangan macem macemlahh, segala bikin diskusi yg memprovokasi. Hati hati ajalah kalau dijalan bro."

"Ada dua orang tak saya kenal, mengirimkan ancaman melalui WhatsApp," kata Irul saat ditemui, Kamis (11/6/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Satu OTK lain yang juga mengirimkan pesan menulis, "Selamat malam maksudnya sampeyan apa ya? Bikin diskusi yg memprovokasi bnyk masyarakat, data sampeyan sudah kita pegang, inget bapak sugiyono sm ibu isriyah (orangtua Irul), kuliah aja yg bener."

Baca juga: Dijanjikan Jadi Dosen Unila, Warga Lampung Tengah Tertipu Rp 225 Juta

Moderator ikut diancam

Selain Irul, anggota Teknokra yang didampuk menjadi moderator diskusi daring itu, Mitha Setiani Asih pun mendapat teror yang diduga dilakukan orang yang hendak menghentikan diskusi tersebut.

Teror itu berupa peretasan akun GoJek miliknya yang mendadak memesan lebih dari 20 kali GoFood ke sejumlah titik di Bandar Lampung.

"Pesanan tidak bisa dibatalkan. Ada puluhan pesanan makanan," kata Mitha.

Baca juga: Satu Mahasiswa FISIP Unila Meninggal Saat Ikut Diksar UKM Pecinta Alam

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X