25 Orang Positif Covid-19 dari Klaster Pasar Kebun Semai Palembang

Kompas.com - 11/06/2020, 17:34 WIB
Pedagang pasar di Kebun Semai Palembang, Sumatera Selatan menjalani pemeriksaan rapid test setelah seorang pedangan meninggal dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19, Selasa (26/5/2020). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAPedagang pasar di Kebun Semai Palembang, Sumatera Selatan menjalani pemeriksaan rapid test setelah seorang pedangan meninggal dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19, Selasa (26/5/2020).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Jumlah kasus positif Covid-19 dari klaster pasar Kebun Semai Palembang, Sumatera Selatan bertambah sebanyak 25 orang yang dinyatakan terpapar virus corona.

Kabar itu disampaikan langsung oleh juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Palembang Yudhi Setiawan saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis (11/6/2020).

Yudhi mengatakan, dari total 39 spesimen yang dikirimkan, 30 diantaranya telah mengeluarkan hasil.

Kemudian 25 orang dinyatakan positif terkena Covid-19 dan lima dinyatakan negatif.

"Untuk yang sembilan spesimennya lagi masih belum keluar dan menunggu hasil," kata Yudhi melalui pesan singkat, Kamis (11/6/2020).

Baca juga: Video Viral Pedagang Pasar Cileungsi Usir Tenaga Medis, Ini Penjelasan Gugus Tugas

20 pedagang kena corona

Berdasarkan catatan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 kota Palembang,  25 orang yang positif tersebut 20 diantaranya merupakan pedagang.

Sedangkan sisanya masih belum diketahui pedagang atau warga sekitar.

"Sisanya saya belum dapat info untuk lima orang tersebut, untuk yang positif sekarang karantina mandiri," ujarnya.

Berdasarkan data dari laman resmi corona.sumselprov.go.id, jumlah kasus positif di Palembang pada (10/6/2020) telah mencapai 729.

Dari total tersebut, 32 diantaranya telah meninggal dan 244 orang sembuh. Sedangkan 453 masih dalam perawatan di rumah sakit.

Baca juga: Klaster Pasar di Palembang, Penjaga Toilet dan 1 Warga Ikut Terpapar Corona

1 pedagang meninggal berstatus PDP

Sebelumnya diberitakan, sebanyak enam orang pedagang di pasar Kebun Semai, Kecamatan Kemuning Palembang, Sumatera Selatan dinyatakan positif Covid-19 setelah dilakukan pemeriksaan swab, pada Senin (8/6/2020) kemarin.

Pemeriksaan swab itu dilakukan lantaran adanya seorang pedangang inisial N (53) meninggal pada (25/5/2020) kemarin dalam status Pasien Dalam Pemantauan (PDP) usai menjalani perawatan di rumah sakit.

Setelah N meninggal, 150 pedagang di pasar Kebun Semai akhirnya menjalani pemeriksaan rapid test dan swab untuk melakukan tracing.

Baca juga: 6 Pedagang Positif Corona, Pasar di Palembang Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Regional
Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Regional
Gempa Pangandaran 5,9 Magnitudo Sempat Membuat Panik Wisatawan

Gempa Pangandaran 5,9 Magnitudo Sempat Membuat Panik Wisatawan

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Warga yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Polisi Masih Dalami Motif Warga yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Warga Diimbau Waspada Gempa Susulan

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Warga Diimbau Waspada Gempa Susulan

Regional
Korupsi Dana Desa Rp 387 Juta, Eks Kades Bontobaji Bulukumba Ditahan

Korupsi Dana Desa Rp 387 Juta, Eks Kades Bontobaji Bulukumba Ditahan

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

Regional
Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Regional
Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Regional
Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Regional
Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kisah 4 Bocah Tak Terurus, Ibu ODGJ | Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Adik

[POPULER NUSANTARA] Kisah 4 Bocah Tak Terurus, Ibu ODGJ | Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Adik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X