Warga Kota Padang Sudah Diperbolehkan Menggelar Pesta Pernikahan

Kompas.com - 11/06/2020, 13:52 WIB
Ilustrasi resepsi pernikahan. Ilustrasi / Beritajakarta.comIlustrasi resepsi pernikahan.

PADANG, KOMPAS.com - Warga Kota Padang, Sumatera Barat, sudah bisa kembali menggelar pesta pernikahan.

Selama masa pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kemarin, menggelar pesta pernikahan atau resepsi dilarang, karena menimbulkan kerumunan orang.

Kegiatan dengan jumlah orang yang cukup banyak dinilai berpotensi menjadi media penyebaran virus corona atau Covid-19.

Baca juga: Ini Penyebab Pedagang Pasar Cileungsi Bogor Usir Tenaga Medis

Namun aturan tersebut kini mendapat pelonggaran dalam masa adaptasi kebiasaan baru atau new normal.

Meski demikian, dalam menggelar pesta pernikahan tersebut, warga harus mematuhi protokol kesehatan.

Izin untuk menggelar menggelar pesta pernikahan diatur dalam Peraturan Wali Kota Padang Nomor 49 pada bagian VI tentang pola hidup baru kegiatan sosial dan budaya.

"Tanggal 8-12 Juni ini kami baru melakukan sosialisasi tentang Perwako Nomor 49 tersebut kepada msyarakat yang mengatur tentang tatanan pola hidup baru," ujar Kepala Bagian Hukum Kota Padang Yopi Krislova saat dihubungi, Kamis (11/6/2020).

Untuk menggelar pesta pernikahan tersebut, warga cukup melapor kepada ketua RT dan lurah setempat.

"Sebenarnya sejak sekarang pun masyarakat sudah boleh menggelar pesta pernikahan. Namun harus memenuhi standar protokol yang ditetapkan. Warga harus melapor ke RT atau lurah ketika menggelar pernikahan tersebut," kata Yopi.

Menurut Yopi, beberapa aturan yang harus dipatuhi oleh masyarakat yang menggelar pesta pernikahan adalah wajib menjaga jarak, menyediakan pencuci tangan dan melakukan pengecekan suhu tubuh.

"Kita tidak ingin terjadi penyebaran virus corona ini melalui pesta pernikahan ini. Untuk itu kepada masyarakat yang akan menggelar pesta pernikahan ini, kami minta memenuhi aturan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan dalam Perwako tersebut," kata Yopi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X