"New Normal" di Pangandaran, Hotel Dilarang Prasmanan dan Tak Terima Tamu Luar Jabar

Kompas.com - 11/06/2020, 13:51 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengecek lokasi rapid tes di TIC Pangandaran, Kamis (11/6/2020). -Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengecek lokasi rapid tes di TIC Pangandaran, Kamis (11/6/2020).

PANGANDARAN, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengecek kesiapan hotel dalam adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau "new normal" di Kabupaten Pangandaran, Kamis (11/6/2020). Salah satu hotel yang dicek adalah Hotel Arnawa.

"Saya cek hotel, sudah ikut aturan," kata Ridwan Kamil kepada wartawan di Pantai Barat Pangandaran, Kamis (11/6/2020).

Restoran di Hotel Arnawa, kata Ridwan Kamil, sudah mengurangi kapasitas sebanyak 30 persen, dengan jarak antarmeja 1-1,5 meter.

Baca juga: Wisatawan di Pangandaran Harus Membawa Hasil Rapid Test

 

Dia juga mengatakan, tamu hotel tak boleh membawa makanan dengan tangan sendiri atau prasmanan.

"Di Jepang membuktikan, prasmanan dalam 15 menit bisa menularkan virus. Karena (tamu) pegang centong (sendok nasi), wadah ini itu," jelas Ridwan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia melanjutkan, karyawan yang melayani tamu di restoran juga harus sesuai protokol. Mereka harus memakai sarung tangan, masker dan face shield.

"Protokol di sini sudah dilaksanakan," sebut Ridwan Kamil.

Tamu hotel, kata dia, tinggal makan di meja. Jika meja kurang, maka tinggal menyesuaikan saja, misalnya makan di kamar.

"Untuk kamar juga sudah diatur, jadi selang seling tiap kamarnya. Ini satu cara paling aman. Dari 1 sampai 10, saya nilai 8. Sudah baik. Mudah-mudahan ini dicontoh oleh semua pengelola wisata di Jabar," kata Ridwan.

Baca juga: Wisatawan yang Ingin Liburan ke Pangandaran Wajib Bawa Surat Keterangan Sehat

General Manager Hotel Arnawa, Abbi Kuswanto mengatakan, kapasitas di hotelnya dikurangi sebanyak 50 persen. Dari 70 kamar yang ada, yang dipakai hanya 35 unit.

"Kita juga wajib hanya menerima tamu dari Jabar saja. Di luar Jabar tak diperkenankan," jelas Abbi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X