Syok Calon Suami Tak Datang Saat Ijab Kabul, Mempelai Perempuan Lapor Polisi

Kompas.com - 11/06/2020, 05:06 WIB
Ilustrasi perceraian. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi perceraian.

KOMPAS.com - Merasa dipermalukan, seorang mempelai perempuan berinisial DKN (34), warga Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, melaporkan calon suaminya ke polisi.

Pasalnya, calon suaminya berinisial AP (28), warga Jebres, Solo, tersebut tiba-tiba tak datang saat acara ijab kabul yang telah direncanakan.

Menurut kuasa hukum DKN, I Made Ridho Ramadhan, kejadian itu dianggap telah mempermalukan klien dan keluarganya. 

Kejadian itu, menurut Ridho, juga membuat syok kliennya yang saat ini tengah mengandung. 

"Kami akan laporkan ke Mapolresta Solo besok (10 Juni 2020) atas dugaan penipuan," kata kuasa hukum DKN, I Made Ridho Ramadhan, di kantor LBH Solo Raya, Selasa (9/6/2020), dilansir dari Tribunnews.

Baca juga: Istri ke Pasar, Suami Cabuli Adik Ipar di Rumahnya sejak 2019

Ridho menceritakan, pihaknya telah berupaya melakukan mediasi, tetapi pihak AP dan keluarganya tidak merespons hal tersebut.

"Setelah itu kita sudah mencoba melakukan mediasi sebanyak tiga kali, tapi pihak sana (AP) tidak mau datang," kata dia.

DKN dan keluarga pun akhirnya memilih untuk membawa kasus tersebut ke polisi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Regional
PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

Regional
Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Regional
Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Regional
Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Regional
Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Regional
Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Regional
Modus Bisa Obati Kanker Rahim dan Kemasukan Jin, Kakek Ini Malah Cabuli Pelajar

Modus Bisa Obati Kanker Rahim dan Kemasukan Jin, Kakek Ini Malah Cabuli Pelajar

Regional
Pesan Gubernur Bali: Kita Tidak Boleh Lupakan Budaya Lokal...

Pesan Gubernur Bali: Kita Tidak Boleh Lupakan Budaya Lokal...

Regional
Gunung Semeru Meletus, Sejumlah Daerah Turun Hujan Abu

Gunung Semeru Meletus, Sejumlah Daerah Turun Hujan Abu

Regional
'Sekali Lagi Itu Bukan Penjarahan, Mereka Kelaparan'

"Sekali Lagi Itu Bukan Penjarahan, Mereka Kelaparan"

Regional
Mabuk di Tempat Karaoke Saat PPKM, Oknum PNS Diturunkan Pangkatnya

Mabuk di Tempat Karaoke Saat PPKM, Oknum PNS Diturunkan Pangkatnya

Regional
Erupsi Merapi Cenderung ke Barat Daya, Potensi Ancaman Bahaya Juga Bergeser

Erupsi Merapi Cenderung ke Barat Daya, Potensi Ancaman Bahaya Juga Bergeser

Regional
Satpam Kantor Pajak Purbalingga Meninggal Saat Isolasi Mandiri di Kamar Kos

Satpam Kantor Pajak Purbalingga Meninggal Saat Isolasi Mandiri di Kamar Kos

Regional
Tim SAR Evakuasi 2 Korban Tanah Longsor di Manado, 1 Meninggal

Tim SAR Evakuasi 2 Korban Tanah Longsor di Manado, 1 Meninggal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X