Perampok Bergolok Beraksi di Kuningan, Sekap Pemilik Rumah, Kuras Harta Rp 100 juta

Kompas.com - 10/06/2020, 22:27 WIB
Ilustrasi borgol. SHUTTERSTOCKIlustrasi borgol.

BANDUNG, KOMPAS.com - Polisi berhasil menangkap para pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang menyekap korbannya dan membawa kabur uang dan barang senilai Rp 100 juta. 

Adapun polisi berhasil menangkap para tersangka yakni tersangka SA alias SI alias FK, tersangka JO alias JH, tersangka IS alias GU, tersangka AG alias AU.

Sedang satu orang pelaku yakni tersangka AG alias DO masih dalam pengejaran dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Kombes Pol Saptono Erlangga menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi Minggu tanggal 17 Mei 2020 sekira pukul 22.00 WIB di rumah korban yang beralamat di Dusun Pahing Desa Pangkalan Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan.

Baca juga: Riau Ranking 1 Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 se-Indonesia

Adapun modus curas ini dilakukan dengan cara para pelaku merusak pintu rumah korban. Tak sampai situ, setelah berhasil merangsek masuk, pelaku yang dibekali senjata tajam berupa golok ini kemudian menyekap korbannya.

"Setelah itu masuk dan menyekap pemilik rumah dengan cara mengikat kedua tangan dan kedua kaki di dalam sebuah kamar," kata Erlangga dalam keterangannya, Rabu (10/6/2020).

Setelah melakukan penyekapan, pelaku kemudian mengambil barang berharga diantaranya berupa perhiasan emas dan sejumlah uang di dalam rumah tersebut.             

"Akibat dari kejadian itu korban mengalami kerugian kurang lebih sekitar Rp 100 juta," ujar Erlangga.

Baca juga: Jumlah Kasus Covid-19 Sumsel Ranking 7 se-Indonesia, Ini Penjelasan BNPB

Mendapatkan laporan dari korban, polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap tersangka SA alias SI di Kabupaten Kuningan pada tanggal 1 Juni 2020.

Sedangkan tersangka JO alias JH, IS alias GU, AG alias AU ditangkap di Batam Kepulauan Riau pada tanggal 5 Juni 2020.

Polisi juga berhasil menyita sejumlah barang bukti yakni pakaian dan celana, sepatu, masker, obeng, gunting, pemotong besi, golok, kendaraan roda empat, jam tangan, dan ponsel.

Akibatnya, para pelaku harus mempertangungjawabkan perbuatannya dimata hukum dengan menghabiskan sebagian hidupnya di balik jeruji besi.

“Pasal yang dilanggar yaitu  Pasal 365 Ayat (1) dan Ayat (2) huruf 1e, 2e, 3e KUHPidana, diancam dengan pidana penjara paling lama 12 tahun penjara," tegas Erlangga.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Pengubur Jenazah Covid-19, Menangis Lihat Keluarga yang Pasien Dikuburkan

Kisah Pengubur Jenazah Covid-19, Menangis Lihat Keluarga yang Pasien Dikuburkan

Regional
16 Tenaga Medis RSUD Soedono Madiun Sembuh dari Covid-19, Dipulangkan Hari Ini

16 Tenaga Medis RSUD Soedono Madiun Sembuh dari Covid-19, Dipulangkan Hari Ini

Regional
Polisi Tangkap Oknum ASN yang Cabuli Anak di Buton

Polisi Tangkap Oknum ASN yang Cabuli Anak di Buton

Regional
Sejarawan UGM Tanggapi Kontroversi Penyiksaan Para Jenderal di Film G30S/PKI

Sejarawan UGM Tanggapi Kontroversi Penyiksaan Para Jenderal di Film G30S/PKI

Regional
Tiga Bocah Temukan Janin Bayi di Sungai Cidurian Bandung, Diduga Hasil Aborsi

Tiga Bocah Temukan Janin Bayi di Sungai Cidurian Bandung, Diduga Hasil Aborsi

Regional
Soal Potensi Tsunami 20 Meter, Pemprov Jabar Siapkan Manajemen Krisis

Soal Potensi Tsunami 20 Meter, Pemprov Jabar Siapkan Manajemen Krisis

Regional
Tenaga Medis Jemput Pasien Covid-19 yang Punya Komorbid, Malah Dilumuri Kotoran

Tenaga Medis Jemput Pasien Covid-19 yang Punya Komorbid, Malah Dilumuri Kotoran

Regional
Tak Dibayar Usai Berkencan, Seorang PSK Curi Motor Pelanggan

Tak Dibayar Usai Berkencan, Seorang PSK Curi Motor Pelanggan

Regional
Tiga Ibu Hamil Positif Covid-19 Melahirkan di RSUCM Aceh Utara, Semua Bayinya Negatif

Tiga Ibu Hamil Positif Covid-19 Melahirkan di RSUCM Aceh Utara, Semua Bayinya Negatif

Regional
Tiga Kecamatan di Kampar Riau Berlakukan PSBM

Tiga Kecamatan di Kampar Riau Berlakukan PSBM

Regional
Riau Peringkat 3 Nasional Penambahan Terbanyak Kasus Covid-19, Setelah DKI Jakarta dan Jabar

Riau Peringkat 3 Nasional Penambahan Terbanyak Kasus Covid-19, Setelah DKI Jakarta dan Jabar

Regional
Kisah Meli Sang Juara LIDA 2020 Asal Cianjur, Hidup Sederhana di Rumah Reyot

Kisah Meli Sang Juara LIDA 2020 Asal Cianjur, Hidup Sederhana di Rumah Reyot

Regional
Gatot Nurmantyo: KAMI Bukan Alat buat 'Nyapres', kalau Jadi Partai Saya Keluar...

Gatot Nurmantyo: KAMI Bukan Alat buat "Nyapres", kalau Jadi Partai Saya Keluar...

Regional
Bupati Kecam Aksi Vandalisme Mushala di Tangerang, MUI Minta Polisi Usut Tuntas

Bupati Kecam Aksi Vandalisme Mushala di Tangerang, MUI Minta Polisi Usut Tuntas

Regional
Disiksa dan Dibuang di Jalan, Kini Bocah 10 Tahun Itu Diasuh Kapolres Pelalawan

Disiksa dan Dibuang di Jalan, Kini Bocah 10 Tahun Itu Diasuh Kapolres Pelalawan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X