KILAS DAERAH

Masyarakat Diharapkan Dapat Informasi Utuh Terkait Upaya Pemprov Jatim Kawal Bansos

Kompas.com - 10/06/2020, 20:27 WIB
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak dan Anggota DPRD, Adam Rusydi saat melakukan tanya jawab dalam pengawalan bansos provinsi. Dok. Humas Pemprov JatimWakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak dan Anggota DPRD, Adam Rusydi saat melakukan tanya jawab dalam pengawalan bansos provinsi.


KOMPAS.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur ( Jatim), Adam Rusydi, berharap masyarakat bisa memperoleh informasi utuh mengenai upaya Pemerintah Provinsi ( Pemprov) Jawa Timur (Jatim) dalam mengawal bantuan sosial ( bansos).

"Jangan sampai ada pihak-pihak yang memancing di air yang keruh dengan memberikan kritik yang salah alamat," tegasnya.

Terkait hal itu, ia menilai, Pemprov Jatim telah merancang bansos dengan sangat hati-hati dikarenakan tantangannya cukup berat, masyarakat yang terdampak sangat banyak, dan proses pendataan yang rumit.

"Kalau tidak pernah bicara hati ke hati dengan ketua Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW) dan Kepala Desa (Kades), mungkin tidak tahu betapa sulitnya melakukan verifikasi dan validasi. Apalagi dalam waktu singkat di tengah beratnya tekanan hidup masyarakat.” katanya.

Baca juga: [POPULER TREN] Pembukaan Enam Sekolah Kedinasan | Aturan PPDB Jabar dan Jatim 2020

Oleh karenanya, ia mengapresiasi Pemprov Jatimr yang telah menjalankan koordinasi dan supervisi penyaluran bansos secara intensif.

Anggota DPRD Komisi E dari fraksi Golongan Karya (Golkar) ini mengaku berkesempatan melihat langsung saat Wakil Gubernur (Wagub) Jatim, Emil Dardak turun ke kantor desa di Sidoarjo untuk memantau penyaluran bansos yang berlapis-lapis sumbernya.

"Kunjungannya tanpa membawa rombongan dan acara seremonial, Wagub juga menjawab langsung keluhan dari perangkat desa," ujar Adam.

Sebelumnya, diketahui Emil Dardak juga turun ke RT dan RW di Surabaya untuk mengecek bansos Provinsi.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 7 Juni 2020

Sementara itu, Adam menilai, penjelasan mengenai besaran nominal bantuan Pemprov yang dibuat setara dengan nilai nominal Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) adalah keputusan bijak.

"Karena selain menjaga rasa keadilan, keputusan itu untuk memenuhi kebutuhan inti pangan secara relatif cukup," katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X