Kompas.com - 10/06/2020, 19:55 WIB

PALEMBANG, KOMPAS.com - Sumatera Selatan (Sumsel) saat ini telah masuk ke dalam urutan tujuh besar provinsi di Indonesia dengan memiliki jumlah kasus Covid-19 terbanyak.

Berdasarkan catatan dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 per 10 Juni 2020, jumlah kasus positif Covid-19 di Sumsel telah mencapai 1.229 sementara yang meninggal sebanyak 46 orang.

Tenaga Ahli dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang juga Tim Monitoring Gugus Tugas Nasional, Brigjen TNI Edison Simanjuntak mengatakan, lonjakan jumlah kasus positif Covid-19 di Sumsel lantaran masifnya tracing yang dilakukan.

Baca juga: Update Corona Babel 9 Juni 2020: Pasien Positif Bertambah 19, Angka Tertinggi Sejak Januari

Pelacakan masif, penanganan cepat

Menurut Edison, dengan terlacaknya seluruh kasus di Sumsel, maka penanganan Covid-19 dapat cepat dilakukan.

"Penguatan laboratorium menjadi fokus yang tepat dilakukan untuk mencari pasien terinfeksi lain sehingga kurva Covid-19 dapat ditekan. Sumsel memang agak berkembang dan termasuk jajaran top  di regional Sumatera kondisinya begitu karena luas tracing yang dilakukan,"kata Edison di Palembang, Rabu (10/6/2020).

Edison mengungkapkan, tiga laboratorium di Sumatera Selatan saat ini telah difungsikan untuk melakukan pemeriksaan spesiemn terhadap pasien Covid-19.

Tiga lab itu berada di Rumah Sakit Pupuk Sriwijaya (Pusri), Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang dan Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang. 

Baca juga: Faskes Cepat Tanggap, Kunci Sukses Lampung Timur Nihil Kasus Corona

Optimalkan 3 laboratorium swab

"Laboratorium di Sumsel sudah ideal. Tinggal sekarang mengoptimalkann pemeriksaan, sehingga hasil real swab dapat cepat diketahui,"ujarnya.

Dengan adanya tiga laboratorium yang dioptimalkan, Gugus Tugas Nasional dan Daerah akan melakukan pemantauan ke depan, terkait lonjakan jumlah kasus positif di Sumsel.

"Belum ada surat pengajuan mobile Swab dari Sumsel. Sekarang kita lihat dulu, tiga lab ini optimal atau tidak. Harapannya, pemerintah pusat dan daerah dapat berkomunikasi lebih intens lagi untuk menghindari kesalahpahaman dalam mengimplementasikan kebijakan percepatan penanganan Covid-19," jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Regional
Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Regional
Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Regional
Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Regional
NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

Regional
Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Regional
Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Regional
Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Regional
Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Regional
Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Regional
Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Regional
Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Regional
'T-Rex' yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

"T-Rex" yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

Regional
Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Regional
Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.