UGM Melejit di Peringkat 254 Dunia Berdasarkan QS World University Rankings 2021

Kompas.com - 10/06/2020, 15:13 WIB
Rektor UGM Panut Mulyono ditemui mengikuti kunjungan Raja dan Ratu Belanda di Komplek Candi Prambanan Rabu (11/3/2020) petang KOMPAS.COM/MARKUS YUWONORektor UGM Panut Mulyono ditemui mengikuti kunjungan Raja dan Ratu Belanda di Komplek Candi Prambanan Rabu (11/3/2020) petang

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Universitas Gadjah Mada ( UGM) melejit ke peringkat 254 berdasarkan Quacquarelli Symonds (QS) World University Ranking tahun 2021.

UGM naik 66 peringkat dibandingkan tahun 2020 yang berada di 320 dunia.

Quacquarelli Symonds (QS) World University Ranking tahun 2021 diumumkan pada Rabu, 10 Juni 2020.

Ini pertama kali UGM berhasil menembus peringkat 300 besar dunia sejak tahun 2014.

Baca juga: Diteror karena Jadi Pembicara Diskusi CLS UGM, Guru Besar UII Yogya Lapor Polisi

Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Panut Mulyono, mengatakan ranking bukanlah tujuan utama yang dikejar. Namun demikian, prestasi ini membanggakan bagi UGM.

"Hasil ini membuktikan kepada dunia, UGM mampu bersaing secara global," ujar Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Panut Mulyono, dalam keterangan tertulis, Rabu (10/06/2020).

UGM menduduki posisi 551-600 dunia pada tahun 2015. Perbaikan dan perubahan terus dilakukan hingga tahun 2020 lalu, Universitas Gadjah Mada (UGM) berada di peringkat 320 dunia berdasarkan Quacquarelli Symonds (QS) World University Ranking.

Tak berhenti di situ, ranking UGM terus naik hingga melompat ke peringkat 254 dunia untuk peringkat tahun 2021.

"Capaian ini merupakan hasil kerja keras semua pemangku kepentingan," tegasnya.

Baca juga: Ketua Komisi III Minta Polda DIY Usut Intimidasi terhadap Panitia Diskusi UGM

Ada enam kriteria utama dalam pemeringkatan yang dilakukan oleh QS (Quacquarelli Symonds). Enam kriteria itu yakni academic reputation, employer reputation, citations per faculty, faculty-students ratio, international faculty, dan international students.

Sementara itu, Kepala Kantor Jaminan Mutu UGM Indra Wijaya menilai capaian berada di 250 dunia ini merupakan kerja keras semua pihak. Capaian saat ini tidak lantas membuat UGM terlena.

"Tidak membuat kami lengah, perbaikan kualitas Tridharma harus selalu dilakukan di samping persaingan ke depan tentunya akan semakin ketat," urainya.

Menurutnya, prestasi ini justru semakin memacu UGM untuk terus melakukan perbaikan di segala aspek agar semakin baik di kancah global.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada 127 Santri di Banyumas Positif Covid-19

Ada 127 Santri di Banyumas Positif Covid-19

Regional
4.400 Pengguna Medsos Diundang untuk Trip Keliling Bali

4.400 Pengguna Medsos Diundang untuk Trip Keliling Bali

Regional
Positif Covid–19, KPU Belum Tetapkan Satu Paslon Pilkada Luwu Utara 2020

Positif Covid–19, KPU Belum Tetapkan Satu Paslon Pilkada Luwu Utara 2020

Regional
150 Karyawan di 2 Pabrik Rokok di Probolinggo Positif Covid-19

150 Karyawan di 2 Pabrik Rokok di Probolinggo Positif Covid-19

Regional
Dijebak Video Call Seks dan Diperas Rp 4 Juta, Anggota DPRD Sambas Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Dijebak Video Call Seks dan Diperas Rp 4 Juta, Anggota DPRD Sambas Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Anggota DPRD Tegal yang Gelar Konser Dangdut Tak Punya Sense of Crisis

Anggota DPRD Tegal yang Gelar Konser Dangdut Tak Punya Sense of Crisis

Regional
Viral Pernyataan Hasil Rapid Test Positif Atau Negatif Palsu, IDI Makassar: Itu Hanya Istilah

Viral Pernyataan Hasil Rapid Test Positif Atau Negatif Palsu, IDI Makassar: Itu Hanya Istilah

Regional
206 Tenaga Medis di Sumsel Terpapar Corona, 5 di Antaranya Meninggal

206 Tenaga Medis di Sumsel Terpapar Corona, 5 di Antaranya Meninggal

Regional
Dokter Senior Meninggal karena Covid-19, Pemda Langsa Sangat Kehilangan

Dokter Senior Meninggal karena Covid-19, Pemda Langsa Sangat Kehilangan

Regional
Banjir Sisakan Kerusakan Jalan di Sampoiniet, Aceh Jaya

Banjir Sisakan Kerusakan Jalan di Sampoiniet, Aceh Jaya

Regional
TKI Parti Liyani Ternyata Berjiwa Sosial, Rumahnya Dijadikan PAUD, Suka Beri Baju dari Singapura untuk Tetangga

TKI Parti Liyani Ternyata Berjiwa Sosial, Rumahnya Dijadikan PAUD, Suka Beri Baju dari Singapura untuk Tetangga

Regional
Dukun di Boyolali Bunuh Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Adik Ipar

Dukun di Boyolali Bunuh Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Adik Ipar

Regional
Anggota DPRD Sambas Diperas Modus Video Call Seks, 4 Pelaku Ditangkap

Anggota DPRD Sambas Diperas Modus Video Call Seks, 4 Pelaku Ditangkap

Regional
Ibu TKI Parti Liyani Jatuh Sakit Setelah Diberitahu Kasus Anaknya

Ibu TKI Parti Liyani Jatuh Sakit Setelah Diberitahu Kasus Anaknya

Regional
Suami Bupati Bogor Ade Yasin Meninggal karena Kanker Paru-paru

Suami Bupati Bogor Ade Yasin Meninggal karena Kanker Paru-paru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X