Ini Skema Pemulihan Ekonomi di Kabupaten Jombang yang Terdampak Corona

Kompas.com - 10/06/2020, 13:42 WIB
Bupati Jombang Mundjidah Wahab, saat memaparkan skema pemulihan ekonomi dihadapan para pelaku usaha, di aula Bung Tomo Pemkab Jombang, Jawa Timur, Selasa (9/6/2020). KOMPAS.COM/HUMAS PEMKAB JOMBANGBupati Jombang Mundjidah Wahab, saat memaparkan skema pemulihan ekonomi dihadapan para pelaku usaha, di aula Bung Tomo Pemkab Jombang, Jawa Timur, Selasa (9/6/2020).

JOMBANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Jombang, Jawa Timur, akan memberikan subsidi modal bagi pelaku usaha yang terdampak pandemi Covid-19.

Subsidi modal usaha sebesar Rp 1 juta tersebut ditujukan kepada pelaku usaha dari kalangan usaha mikro, kecil dan menengah.

Rencana pemberian subsidi modal usaha tersebut diungkapkan Bupati Jombang, Mundjidah Wahab, saat berdiskusi dengan para pelaku usaha, di Aula Bung Tomo Pemkab Jombang, Selasa (9/6/2020).

Dihadapan pelaku usaha dari skala mikro, kecil serta menengah Mundjidah menuturkan, subsidi modal usaha tersebut merupakan bagian dari skema pemulihan ekonomi yang mengalami penurunan akibat mewabahnya virus corona.

Baca juga: Ada Pedagang Positif Corona, Satu Pasar Tradisional di Jombang Ditutup

"Untuk pemulihan ekonomi, salah satu yang dipersiapkan Pemerintah Kabupaten Jombang adalah pemberian modal bagi pelaku usaha, sebesar Rp 1 juta. Ini diberikan agar usaha yang sempat mati bisa hidup lagi, usahanya jalan lagi," ujar Mundjidah.

Dia mengungkapkan, sejak berlangsungnya pandemi virus corona, sendi-sendi perkonomian di wilayah yang dipimpinnya sangat terpukul.

Sejak muncul wabah corona, sektor Industri Kecil Menengah (IKM) untuk produk makanan mengalami penurunan omzet sebesar 87,02 persen.

Lalu, pada sektor IKM untuk produk kerajinan, penurunan omzetnya sebesar 89,13 persen.

Mundjidah juga menyebut, adanya penurunan jumlah pedagang di Pasar Citra Niaga, salah satu pasar tradisional di Kabupaten Jombang.

Sebelum munculnya wabah Covid-19, jumlah pedagang sebanyak 995 orang. Namun saat ini, hanya ada 547 pedagang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X