Pembukaan Jalur Pendakian Puncak Gunung Lawu dari Cemoro Sewu Masih Menunggu Surat Bupati Magetan

Kompas.com - 10/06/2020, 13:15 WIB
Cegah meluasnya virus corona, jalur pendakian ke puncak Gunung Lawu ditutup. Pemerintah Kabupaten Magetan menghimbau seluruh destinasi wisata juga ditutup. KOMPAS.COM/DOK KPH LAWUCegah meluasnya virus corona, jalur pendakian ke puncak Gunung Lawu ditutup. Pemerintah Kabupaten Magetan menghimbau seluruh destinasi wisata juga ditutup.

MAGETAN, KOMPAS.com - Pengelola jalur pendakian puncak Gunung Lawu dari pintu Cemoro Sewu Magetan, Jawa Timur, masih menunggu surat edaran Bupati Magetan terkait pembukaan jalur pendakian.

Humas KPH Lawu DS Eko Santosa mengatakan, pengelola jalur pendakian dari pintu masuk Cemoro Sewu masih menunggu aturan yang akan diterapkan oleh Pemab Magetan terhadap para pendaki dimasa pandemi virus corona.

“Kami masih menunggu surat edaran bupati. Sampi saat ini, kami belum menerima,” ujar Eko, melalui sambungan telepon, Rabu (10/6/2020).

Baca juga: Sejumlah Destinasi Wisata Mulai Dibuka 22 Juni, Magetan Akan Masuk Fase New Normal

Eko menambahkan, meski belum menerima surat edaran dari pemerintah daerah, namun pihaknya telah menyiapkan kebutuhan akan cuci tangan bagi pendaki jika jalur pendakian dibuka.

Selain itu, dia juga memastikan keamanan jalur pendakian yang hingga saat ini masih steril dari pendaki.

“Kami sudah siapkan tempat cuci tangan bagi pendaki. Untuk kondisi jalur juga sudah kita periksa,” imbuh dia.

Terkait adanya aturan bagi pendaki yang nantinya harus mentaati aturan protokol kesehatan, Eko mengaku masih menunggu aturan detail pemerintah daerah.

Meski demikian, pendaki harus mengikuti aturan protokol kesehatan seperti wajib menggunakan masker, dan cuci tangan sebelum mendaki.

Baca juga: Mengungkap Misteri Kematian Mantan Juragan Kulit Asal Magetan yang Ditemukan Tewas Membusuk di Gudang

“Kami masih menunggu SE dari bupati apakah harus bawa hand sanitizer atau aturan seperti harus bawa surat keterangan dan lain sebagainya,” ucap Eko.

Sebelumnya Pemkab Magetan akan membuka sejumlah lokasi wisata dan pelayanan publik pada Senin (22/6/2020) mendatang.

Untuk mencegah penyebaran virus corona, pemkab Magetan akan memberlakukan protokol kesehatan dan membatasi jumlah pengunjung di lokasi wisata. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X