Dijadikan Bahan Bercandaan, Pria Tembak Tetangga, Peluru Tertinggal di Wajah Korban

Kompas.com - 10/06/2020, 06:27 WIB
Ilustrasi pistol SHUTTERSTOCKIlustrasi pistol

KOMPAS.com- Seorang pria di Kabupaten Batanghari, Jambi berinisial A menembak tetangga satu kampungnya bernama Pawit, Minggu (7/6/2020).

Akibat tembakan senapan angin itu, peluru masih bersarang di wajah korban.

Diduga, pelaku mengalami gangguan kejiwaan.

Baca juga: Dua Petani di Poso Tewas, Diduga Korban Salah Tembak

Sering dijadikan bahan bercandaan

IlustrasiShutterstock Ilustrasi
A nekat menembak korban lantaran sering dijadikan bahan bercanda.

A dan pelaku saling mengenal dan tinggal di satu kampung yang sama di Kecamatan MA Bulian.

"Korban sering bercanda dengan pelaku namun candaan tersebut membuat pelaku sakit hari dan terjadilah kejadian tersebut," jelas Iwan, seperti dilansir dari Tribun Jambi.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Puncaknya, pada Minggu (7/6/2020), A menembak korban.

Baca juga: Polisi Tembak Pencuri Gudang Ekspedisi Berisi APD, Masker, dan Sembako

Ilustrasi peluruRockatansky Ilustrasi peluru

Kronologi

Kapolsek Muara Bulian Iptu Iwan Wahyudi menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (7/6/2020) sekitar pukul 07.00 WIB.

Ketika itu, korban tengah mencari ikan.

"Kronologisnya, korban bernama Pawit sedang mencari ikan di kawasan Suak Katung, Sungai Bulian, Kelurahan Muara Bulian, Batanghari," kata Iwan, dilansir dari Tribun Jambi.

Sedangkan saat itu, pelaku tengah berada di wilayah itu dan sedang mencari burung.

"Pelaku menggunakan senjata api jenis senjata angin," tutur dia.

Lantaran sakit hati, A kemudian mengarahkan senapannya ke wajah korban kemudian menembaknya.

Baca juga: Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Peluru tertinggal di wajah

Ilustrasi rumah sakit, layanan kesehatan dasar disarankan dipisahkan dengan penanganan pasien Covid-19, baik yang ODP maupun PDP.SHUTTERSTOCK Ilustrasi rumah sakit, layanan kesehatan dasar disarankan dipisahkan dengan penanganan pasien Covid-19, baik yang ODP maupun PDP.
Tembakan pelaku mengenai wajah Pawit.

Pawit kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Peluru yang ditembakkan A rupanya juga masih bersarang di bagian wajah korban.

"Direncanakan korban akan melakukan operasi untuk mengambil sisa peluru senapan angin yang tertinggal di wajah korban," tutur dia.

Diduga A mengalami gangguan kejiwaan.

"Telah memiliki kartu keterangan gangguan jiwa, itu yang membuat kami kesulitan menganbil keterangan, kami berencana akan membawa pelaku ke rumah sakit jiwa, untuk mengetahui kondisi lebih dalam pelaku," tutur dia.

Sumber: Artikel ini telah tayang di Tribunjambi.com dengan judul Pria Gangguan Jiwa Tembak Tetangganya Sekampung, Peluru Masih Tertinggal di Wajah



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X